Breaking News:

Hukuman Seorang Istri di Madura yang Selingkuh Diperberat di Tingkat Banding, Ini Pertimbangan Hakim

Seorang istri, HA (40) di Sumenep, Madura diperberat hukumannya di tingkat banding perkara selingkuh.

Tribun Manado
Ilustrasi selingkuh. Seorang istri, HA (40) di Sumenep, Madura diperberat hukumannya di tingkat banding perkara selingkuh. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA- Seorang istri, HA (40) di Sumenep, Madura diperberat hukumannya karena selingkuh.

HA sebelumnya divonis pidana penjara tujuh bulan. Tidak terima, HA kemudian banding dan justru memperberat hukumannya.

Dalam kasus itu HA selingkuh dan tepergok suaminya.

Kasus istri selingkuh itu terjadi di Sumenep dan telah diputus perkaranya oleh Pengadilan Negeri Sumenep atau PN Sumenep pada 2 Desember 2020.

Namun, terdakwa berinisial HA (40) justru mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya atau PT Surabaya.

Tapi hakim PT Surabaya justru memperberat hukuman HA.

Oleh PN Sumenep HA divonis hukuman 7 bulan penjara atau lebih rendah dari tuntuntan Jaksa yang meminta 9 bulan penjara.

Namun, oleh PT Surabaya hukuman terhadap HA justru ditambah jadi 8 bulan penjara.

Putusan banding PT Surabaya itu dijatuhkan pada 5 Februari 2021.

Dalam bagian menimbangnya, hakim PT Surabaya menyampaikan penyebab memilih memperberat hukuman terhadap HA.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved