Aksi Bejat Guru Les di Cilincing, Cabuli Empat Anak Muridnya di Dalam Kontrakan

Seorang guru sekaligus pemilik tempat les Sanggar Belajar Orang Pinggiran (SBOP) berinisial MTP (41) tega mencabuli empat anak didiknya di Cilincing

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Rumah kontrakan di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, tempat guru les mencabuli empat muridnya. Seorang guru sekaligus pemilik tempat les Sanggar Belajar Orang Pinggiran (SBOP) berinisial MTP (41) tega mencabuli empat anak didiknya di Cilincing 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Jakarta Utara.

Seorang guru sekaligus pemilik tempat les Sanggar Belajar Orang Pinggiran (SBOP) berinisial MTP (41) tega mencabuli empat anak didiknya di wilayah Cilincing, Jakarta Utara.

TONTON JUGA

Kelakuan bejat MTP terendus setelah salah satu korbannya mengadukan tindakan pencabulan ini ke orangtuanya.

"Ketahuannya ada salah satu anak yang melapor ke orangtuanya, langsung melapor ke pengurus wilayah, lapor ke polisi," kata Jaya (51), salah satu warga setempat, saat ditemui pada Jumat (19/2/2021).

Jaya menuturkan bahwa empat korban yang dicabuli berusia mulai dari 6-11 tahun.

Mereka dicabuli di dalam kontrakan pelaku yang juga dijadikan sebagai tempat les.

Baca juga: Gaya Nyentrik Kompol Yuni saat Bertugas, Naik Motor Trail ke Kantor: Punya Keahlian Beladiri Judo

"Jadi dia memang buka les di sini. Korbannya warga sini semua," ucap Jaya.

Ida (47), pemilik kontrakan yang ditinggali pelaku mengaku kaget setelah pelaku ditangkap polisi pada Kamis (18/2/2021) kemarin.

Dari penangkapan itu, Ida baru tahu kelakuan bejat pelaku.

TONTON JUGA

Pasalnya, Ida mengenal pelaku berkelakuan baik dan tak neko-neko.

"Kaget saya waktu polisi tiba-tiba dateng, nyariin abang itu (MTP). Soalnya sehari-harinya sih baik ya," kata Ida.

Baca juga: Sifat Asli Jennifer Jill Dibocorkan Ayah Ajun Perwira, Pernah Sindir Narkoba: Beban Bagi Orang Tua

Ida menambahkan, guru les cabul itu melayani kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak warga setempat pada pagi hingga siang hari sejak Senin sampai Minggu.

Tempat les yang didirikannya sudah ada sejak pelaku tinggal di kontrakan tersebut, yakni 3 tahun belakangan.

(*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved