Pencuri Gunakan Baju APD ke Rumah Pasien Covid-19: Jarah Perhiasan dan Emas Batangan

Bermodalkan baju APD, seorang pencuri di Malang berhasil mencuri perhiasan emas dan emas batangan.

Tayang:
Editor: Erik Sinaga
Surya.co.id/istimewa
Pelaku pencurian di Kota Malang yang mengenakan baju APD dan membawa alat semprot burung saat melakukan penyemprotan di rumah korban 

TRIBUNJAKARTA.COM, MALANG-  Bermodalkan baju APD, alat semprot burung dan desinfektan seliter, seorang pencuri di Malang berhasil mencuri perhiasan emas dan emas batangan.

Pencurian modus petugas kesehatan itu itu terjadi di Kota Malang.

Peristiwa itu berlangsung, Selasa (16/2/2021) siang, di rumah almarhum Harsono di Jalan Ranugrati Gang 2 RT 3 RW 6 No. 44, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Ketua RW 6 Kelurahan Sawojajar, Catur Edi Widodo, menjelaskan kronologi lengkap kejadian tersebut.

Pelaku datang ke rumah korban sebanyak tiga kali dan beraksi seorang diri.

Pada mulanya, pelaku datang Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pelaku mengaku sebagai petugas dari rumah sakit, tempat dimana almarhum Harsono dirawat.

Penjahat mengenakan baju APD lengkap sembari menenteng alat semprot burung warna hijau.

Seperti diketahui, almarhum Harsono dinyatakan positif Covid 19 dan meninggal dunia pada Selasa (9/2/2021).

Rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, yaitu istri korban, anak perempuan korban, dan saudara korban.

"Pelaku kemudian bertanya kepada keluarga korban, apakah mau dilakukan penyemprotan saat itu juga atau keesokan harinya. Lalu pihak keluarga korban mengizinkan, untuk penyemprotan saat itu juga," tutut Catur Edi Widodo, Kamis (18/2).

Lalu pelaku minta izin mengambil peralatan penyemprotan, dan sekitar pukul 13.45 WIB, pelaku kembali datang ke rumah korban memakai baju APD, bermasker dan membawa alat semprot.

"Alat semprot yang dipakai untuk menyemprot burung. Pelaku masuk ke dalam rumah dan bagian kamar, dan meminta agar pintu kamarnya ditutup," jelas Catur.

Dalam kondisi seperti itu, pihak keluarga korban tidak curiga ulah pelaku. Karena mengaku dari pihak rumah sakit.

Apalagi saat berada di dalam kamar, pelaku mengembalikan handphone keluarga korban yang tertinggal di kamar.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved