Jakarta Dikepung Banjir

Banjir di Cipinang Melayu Terus Meningkat, Saat Ini Ketinggian Air Mencapai 3 Meter

Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi mengatakan imbas hujan deras pada dini hari tadi mengakibatkan Kali Sunter kembali meluap

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar korban banjir luapan Kali Sunter, Sabtu (20/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur kembali terendam banjir pada Sabtu (20/2/2021).

Meski pada Jumat (19/2/2021) malam banjir sempat surut usai debit air disedot 20 unit mobil pompa Damkar DKI Jakarta dan penurunan volume Kali Sunter.

Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi mengatakan imbas hujan deras pada dini hari tadi mengakibatkan Kali Sunter kembali meluap.

"Kemarin (Jumat) banjir surut total sekira pukul 00.00 WIB, tapi pukul 02.00 WIB hujan lagi. Sekarang ketinggian air sekitar 3 meter," kata Irwan saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021).

Ketinggian tersebut melonjak bila dibanding titik tertinggi di permukiman warga RW 04 pada Jumat (19/2) pukul 06.00 WIB, berkisar 2 meter.

Penambahan tinggi banjir membuat warga RW 04 yang tadinya bertahan di lantai dua rumah pagi ini mengungsi ke posko yang dibuka sejak kemarin.

Baca juga: Nekat Berenang, Remaja 14 Tahun Tewas Terbawa Arus Kali Rawalumbu

Baca juga: Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan Tak Bisa Dilalui Kendaraan Akibat Tergenang Banjir 150 Cm

Baca juga: Sejumlah Ruas Tol di Jakarta dan Sekitarnya Terdampak Banjir Pagi Ini, Berikut Daftarnya

"Sekira pukul 03.00 WIB warga sudah ada yang mengungsi. Sampai pagi ini masih proses evakuasi warga dari rumahnya ke posko pengungsian, dibantu petugas gabungan," ujarnya.

Irwan menuturkan posko pengungsian bagi warganya dibagi di sejumlah lokasi, terbanyak di aula Universitas Borobudur yang menampung sekitar 250 jiwa.

Tiga posko berupa tenda darurat di sepanjang kolong Tol Becakayu, sekretariat RW 04, area kampus Akpindo, dan di rumah satu tokoh agama.

"Karena situasi masih pandemi jadi jangan sampai ada kerumunan warga di posko pengungsian. Makannya lokasi kita bagi, kemarin juga kita sudah berikan bantuan masker ke warga," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved