Jakarta Dikepung Banjir
Cegah Banjir Lagi, Gubernur DKI Anies Baswedan Minta Anak Buahnya Kerja Lebih Keras
Gubernur DKI Anies Baswedan tak ingin wilayah hukumnya kebanjiran lagi. Ia meminta kepada seluruh jajarannya kerja lebih keras lagi.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak ingin wilayah hukumnya kebanjiran lagi.
Karena itu, mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan ini meminta jajarannya kerja lebih keras.
"Jadi kami minta seluruh jajaran langsung bergerak ketika terjadi hujan yang amat keras," kata Anies, saat diwawancarai awak media, di Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).
Tak hanya jajarannya saja, Anies juga mengajak aparat TNI-Polri berkolaborasi mengantisipasi banjir yang parah.
"Kita bisa bekerja sama, masyarakat dan seluruh jajaran TNI dan polisi untuk memastikan banjir segera surut," ucap Anies.
Sementara itu, Anies juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap banjir.
Baca juga: Nissa Sabyan Ngaku Bukan Selingkuhan Ayus di Depan Ayahnya, Buat Pengakuan Ini: Dia Kan Masih Bocah
Baca juga: Jalani Hubungan Terlarang dengan Nissa Sabyan, Ayus Buat Pengakuan Mengejutkan: Minta Maaf ke Istri
Baca juga: Kaget Putrinya Dituding Pelakor, Ayah Nissa Sabyan Rela Disumpah: Allah Maha Tahu!
Terkhusus untuk para orang tua agar mengawasi anaknya saat terjadi hujan deras yang dapat menimbulkan banjir.
"Saya meminta kepada semua, jika menyaksikan anak-anak usia muda bermain-main dan berisiko, jangan pandang itu seperti anak orang lain," kata Anies.
"Pandanglah itu seperti anak kita sendiri sehingga kita ambil tanggung jawab untuk mengingatkan menegur dan menghentikan," lanjut Anies.
Dia menuturkan, peringatan tersebut guna mencegah bahayanya banjir.
Baca juga: Siapkan KTP dan KK untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12, Laman www.prakerja.go.id Mulai Dibuka
"Agar mereka tidak terpapar resiko seperti kejadian kemarin (terseret arus dan tenggelam saat banjir," jelas Anies.
"Mereka wafat di usia muda. Duka cita yang sangat mendalam bagi kita semua," sambungnya.
Sebelumnya, Anies mendapat laporan ihwal adanya lima orang yang meninggal dunia akibat banjir di Jakarta.
"Kita berduka cita bahwa ada korban meninggal jumlahnya lima orang dan empat dari lima orang ini, anak-anak usia tujuh, 11, dan 13 tahun," kata Anies.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anies-baswedan-di-cipinang-melayu.jpg)