Detik-Detik Longsor Timpa 3 Rumah di Depok, Warga Selamatkan Diri Lewat Jendela

Longsor yang berdampak pada tiga keluarga ini juga menimbun empat unit motor, terkini satu motor sudah berhasil dievakuasi.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS – Turap setinggi kurang lebih 10 meter longsor dan menimpa tiga bangunan rumah yang ada di bawahnya di Jalan Ngarai RT 04/07, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, pada Sabtu (20/2/2021) pagi kemarin.

Ketua RT setempat, Herman, menuturkan, longsor yang berdampak pada tiga keluarga ini juga menimbun empat unit motor, terkini satu motor sudah berhasil dievakuasi.

Terjadi sekira pukul 04.30 WIB, Herman mengatakan warga penghuni tiga rumah yang terdampak longsor sempat terjebak di dalam dan tak bisa keluar.

“Kejebak di dalam, longsor ini kan posisinya langsung di depan pintu masuk. Tapi untungnya gak sampai masuk atau merobohkan tembok longsornya,” kata Herman di lokasi pada TribunJakarta.com, Minggu (21/2/2021).

Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021).
Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Untuk menyelamatkan diri, korban longsor pun terpaksa harus keluar melalui jendela yang ada di bagian belakang rumah.

“Jadinya pada keluar lewat jendela belakang rumahnya. Karena memang gak bisa kan terhalang longsor,” imbuhnya.

Namun beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor ini.

Baca juga: Pompa Penyedot Macet, Banjir di Kota Tangerang Masih Setinggi 2 Meter

Baca juga: Pemprov DKI Serius Tangani Banjir, Basri Baco Sebut Anggaran Normalisasi Rp1,5 Triliun Tak Dihapus

Baca juga: Banjir Tinggi di Ciledug Indah Mulai Surut, Sebagian Warga Mulai Kembali ke Rumahnya

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kalau untuk bangunan yang terdampak ada tiga ya rumah hunian semua,” kata Herman.

 “Sekarang sudah pada ngungsi, ada yang ke rumah saudaranya,” timpalnya.

Terakhir, Herman mengatakan proses pengangkatan puing-puing turap ini dilakukan secara manual, mengingat tidak memungkinkan membawa alat berat ke lokasi kejadian, musabab akses jalan yang sempit.

“Manual saja, gak bisa pakai alat berat. Akses jalannya juga kan cuman segini (kecil). Hasil sudah satu unit motor yang bisa kami evakuasi, tapi masih ada tiga lagi yang dibawah (terpendam longsor),” pungkasnya.

Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021).
Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Turap longsor

Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Sabtu (20/2/2021) menyebabkan turap longsor di Jalan Ngarai RT 04/07, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok.

Akibatnya, sebanyak tiga bangunan rumah tertimpa tanah dan turap longsor tersebut.

Ketua RT setempat, Herman, mengatakan, meski kerugian materil bernilai jutaan rupiah rupiah, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor ini.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kalau untuk bangunan yang terdampak ada tiga ya rumah hunian semua,” kata Herman pada TribunJakarta di lokasi kejadian, Minggu (21/2/2021).

Herman mengatakan, longsor ini terjadi sekira pukul 04.30 WIB, kala warga penghuni rumah yang terdampak, sebagian ada yang tengah tertidur lelap.

Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021).
Turap longsor di Jalan Ngarai, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok, Minggu (21/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Ada yang sedang tidur, ada juga yang sedang siap-siap berangkat kerja,” bebernya.

Saat ini, seluruh warga yang terdampak sudah mengungsi ke kediaman kerabat dan sanak saudaranya.

“Sekarang sudah pada ngungsi, ada yang ke rumah saudaranya,” tuturnya.

Baca juga: Banjir di Mampang Prapatan Mulai Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah dari Sisa Lumpur dan Sampah

Baca juga: Ayah Nissa Sabyan Tanggapi Ayus Panggil Anaknya dengan Sebutan Umi, Bantah Isu Sudah Nikah Siri

Terakhir, Herman mengatakan proses pengangkatan puing-puing turap ini dilakukan secara manual, mengingat tidak memungkinkan membawa alat berat ke lokasi kejadian, musabab akses jalan yang sempit.

“Manual saja, gak bisa pakai alat berat. Akses jalannya juga kan cuman segini (kecil). Hasil sudah satu unit motor yang bisa kami evakuasi, tapi masih ada tiga lagi yang dibawah (terpendam longsor),” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved