Bocah Berusia 9 Tahun Hanyut di Kali, Sudah Seharian Pencarian Namun Belum Dapatkan Hasil
Kabid Penegak Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, mengatakan, rombongan bocah tersebut diduga memang hendak berenang di kali, pada Minggu 21/2/2021
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Arus deras Kali dekat Perumahan Riverpark Bintaro Sektor VIII, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), memakan korban.
Dua dari enam bocah yang hendak bermain di kali itu hanyut.
Beruntung, satu bocah berhasil diselamatkan warga sekitar yang melihat kejadian.
Namun satu bocah bernama Farhan (9) tak terselamatkan ditelan arus yang sedang deras.
Kabid Penegak Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, mengatakan, rombongan bocah tersebut diduga memang hendak berenang di kali, pada Minggu (21/2/2021).
"Ada kemungkinan yang satu renang menolong tapi ada indikasi juga dua-duanya memang mau renang karena dua-duanya buka baju," kata Sapta di lokasi, Senin (22/2/2021) siang.
"Ada satu orang ketolong teman kita pengojek yang kebetulan sedang mangkal. Dia lompat mengambil pelepah kelapa menjukurkan ke korban yang masih kuat berkomunikasi kemudian pegangan, ditarik, masih bisa diselamatkan," imbuhnya.
Baca juga: Banjir Surut, Pemkot Tangerang Kirimkan Petugas Kebersihan ke Permukiman Warga
Baca juga: Anies Baswedan Pastikan Pihaknya Terus Bersiaga Mengantisipasi Potensi Banjir di Jakarta
Baca juga: Pihak Rizieq Shihab Salah Tulis Alamat, Polda Metro Jaya Tolak Panggilan Sidang Praperadilan
Tim SAR bersama personel Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, TNI dan Polisi, berjibaku di lokasi mencari Farhan.
Namun sudah seharian, jasad Farhan belum juga ditemukan.
"Dari titik nol kita sudah 50-100 meter pencarian," kata Sapta.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, terlihat sejumlah titik di aliran kali Riverpark itu dipasang jaring.
Beberapa anggota dari Tim SAR gabungan juga menyelam ke dalam sungai meraba-raba dasar sungai mencari keberadaan Farhan.
Tali dibentangkan melintang kali sebagai pegangan anggota yang berusaha menyelam.
Zainudin (54), kakek korban, terus menunggu di sekitar kali.
Ia mengatakan keluarga sudah ikhlas, namun Zainudin masih berharap jasad cucunya bisa ditemukan.
"Kita secara keselamatan sudah ikhlas, ya saya harap bisa segera ditemukan agar bisa di makamkan dengan layak," harap Zainudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tim-sar-cari-farhan.jpg)