Jakarta Dikepung Banjir

Viral Toa Peringatan Banjir dari Anies untuk 182 RT Rawan Banjir, PDIP: Sekalian Aja Kentongan

Viral toa peringatan banjir dibagikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk 182 RT rawan banjir, PDIP kasih tanggapan.

ISTIMEWA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan sejumlah prasarana tambahan untuk wilayah rawan bencana banjir, di antaranya toa peringatan banjir dan ban dalam untuk evakuasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Viral toa peringatan banjir dibagikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk 182 RT rawan banjir, PDIP kasih tanggapan.

Dari video yang beredar di media sosial, toa peringatan banjir itu sudah disetting dan berbunyi, "Bapak ibu, banjir akan datang. Bersiap-siap mengungsi."

Pemprov DKI Jakarta masih bersiaga menghadapi banjir yang mungkin akan kembali menerjang ibu kota sebagaimana prakiraan cuaca seperti dikemukakan BMKG.

Demi mengantisipasi hal tersebut, sejumlah peralatan hingga sumbangan disiapkan bagi warga yang tinggal di daerah rawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan prasarana pendukung untuk menghadapi musim hujan di RT rawan genangan.

Baca juga: Sosok Wanita Rambut Panjang Menangis Lihat Bripka CS Tembaki 3 Orang di Kafe RM

Prasarana pendukung bencana banjir ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI dengan BPBD, Baznas (Bazis), Bank DKI, dan BRI.

"Kemarin kami distribusikan sarana pendukung tambahan tahap pertama untuk 182 RT dan 31 RW di 14 kelurahan rawan genangan dan banjir," ucap Sabdo, Kamis (25/2/2021).

Ia menuturkan, prasarana pendukung menghadapi banjir juga telah disalurkan kepada Kampung Siaga yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Untuk pendistribusian selanjutnya, kami akan lakukan secara bertahap," ujarnya.

Baca juga: Tak Akan Kehilangan Arah, Kata Nissa Sabyan Tanggapi Dirinya Disebut Rebut Ayus dari Ririe

Baca juga: Sosok Jasad Wanita Dalam Plastik di Bogor Terungkap, Cerita Keluarga Pamit Terakhir Korban

Baca juga: Bripka CS Tembak Mati Anggota TNI, Kasus Polisi Tembak Tentara Pernah Terjadi di Sulsel karena Ini

Barang-barang prasarana pendukung yang diberikan di antaranya: 51 ribu masker kain; 13 unit perahu karet; 37 perahu jeriken; 150 buah ban dalam untuk evakuasi; 190 megafon atau toa; 190 buah senter; 33.311 buku panduan kesiapsiagaan menghadapi banjir bagi masyarakat.

Ada juga 611 buah buku pedoman pengendalian banjir bagi OPD, lembaga usaha dan relawan; 200 buah megafon atau toa; 200 buah senter; 350 ban dalam untuk evakuasi; 4 buah tenda pengungsi COVID-19; 40 buah bilik isolasi; dan 51 ribu masker medis. 

Selain itu, Bank DKI juga menggalang program donasi karyawan bagi korban bencana alam dengan sasaran tak hanya korban bencana di DKI Jakarta, tapi daerah lain.

Baca juga: Kafe RM Lokasi Bripka CS Tembak 3 Korbannya Sudah 2 Kali Didenda Satpol PP DKI Jakarta

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, penggalangan donasi karyawan ini berhasil mengumpulkan bantuan senilai Rp 200 juta.

Video penampakan toa peringatan banjir

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved