8 Cara Penanganan Mobil Terendam Banjir: Putuskan Sambungan Aki

Banjir merupakan musuh utama bagi pengendara mobil karena tidak sedikit mobil yang terendam

Tayang:
Editor: Erik Sinaga
WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
BANJIR JAKARTA - Sejumlah kendaraan terjebak banjir di Jalan Buncit Raya, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak dini hari, membuat sejumlah jalanan di Ibukota terendam banjir. Salah satunya di Jalan Buncit Raya, akses jalan tersebut lumpuh. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Banjir merupakan musuh utama bagi pengendara mobil karena tidak sedikit mobil yang terendam mulai dari intensitas ringan hingga berat.

Penanganan mobil pasca banjir tidak bisa dilakukan sembarangan karena dapat menyebabkan kerusakan semakin parah dan biaya yang dikeluarkan pun lebih besar.

Namun, Marketing & Business Dev. Department Head Astra Otoparts, Lie Se Chiang, melalui keterangan resmi yang diterima Warta Kota, Jumat (26/2/2021), memberikan sejumlah tips penanganan awal mobil pasca banjir agar terhindar dari hal-hal tersebut.

1. Jangan Menyalakan Mesin

Mobil cukup didorong saja jika ingin dipindahkan. Karena jika mesin dinyalakan, hal ini berbahaya karena dapat menyebabkan korsleting pada mesin dan aki, serta dapat menyebabkan water hammer karena masuknya air ke ruang bakar.

Shop&Drive;. (istimewa)
Shop&Drive. (istimewa) ()

2. Putuskan Sambungan Aki

Dengan melepaskan kabel aki (+ dan -), maka akan terhindar dari risiko korsleting atau sengatan listrik saat memeriksa part mobil lainnya.

3. Nonaktifkan Rem Tangan

Segera menonaktifkan rem tangan mobil Anda agar rem kanvas tidak lengket. Sebagai gantinya, untuk transmisi manual masukkan persneling atau perputaran gigi mesin ke gigi satu.

Sedangkan untuk jenis mobil dengan transmisi mesin otomatis, masukkan persneling pada posisi parking (P) alias kondisi berhenti.

4. Bersihkan dan Keringkan Mobil (Eksterior & Interior)

Setelah banjir surut, kendaraan yang baru saja terendam banjir jangan langsung dilap, karena sisa air atau lumpur pasca banjir yang tertinggal di bodi mobil seringkali mengandung partikel kasar seperti pasir dan tanah yang justru membuat bodi mobil menjadi baret.

Terlebih dahulu bilas dan cuci mobil dengan shampoo khusus menggunakan spons halus untuk mengangkat kotoran di bodi mobil. Setelah dibersihkan dan bilas, segera keringkan air yang masih menempel dengan lap microfiber atau chamois agar cat lebih awet dan terhindar dari jamur.

5. Keringkan Komponen Pengapian

Pada bagian mesin, perhatikan pula beberapa komponen pengapian seperti busi, karburator, saringan udara, koil, alternator, atau kabel-kabel yang cukup rawan rusak apabila terkena banjir.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved