2 Penyebar Video Mirip Artis Gabriella Larasati Ditangkap, Modal Video Gratisan Bisa Dapat Rp75 Juta

Penyebar video syur mirip artis Gabriella Larasati ditangkap. Pelaku diketahui mendapatkan video tersebut dari sebuah grup lalu dikomersialkannya.

Editor: Elga H Putra
Kompas.com/Sonya Teresa
MSA dan NK, dua tersangka penyebaran video berkonten pornografi dengan pemeran menyerupai pesinetron berinisial GL, dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Penyebar video syur mirip artis Gabriella Larasati ditangkap. Pelaku diketahui mendapatkan video tersebut dari sebuah grup lalu dikomersialkannya hingga dapat puluhan juta.

Total ada dua pelaku yang ditangkap Polres Metro Jakarta Barat.

Tersangka berinisial MSA ditangkap pada Rabu (17/2/2021) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Sementara, NK ditangkap di Kecamatan Ketapang, Bamdung Jawa Barat pada Senin (15/2/2021).

NK, seorang penyebar video berkonten pornografi dengan pemeran mirip pesinetron Gabriella Larasati mengaku mendapatkan video tersebut dari sebuah grup Telegram.

"(Dapat) dari (grup) Telegram, dikirim ke situ sama orang. Saya manfaatkan saja dari situ," kata NK dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Senin (1/21/2021).

Berdasarkan pemeriksaan, diketahui bahwa grup Telegram tersebut bernama "GC Family".

"Di dalam grup tersebut terdapat layanan video dan foto bermuatan pornografi," jelas Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi.

Sementara itu, video dengan pemeran yang diduga mirip dengan pesinetron GL diunggah oleh salah satu anggota grup dengan nama akun F38.

Setelah memperoleh video tersebut, NK mengunggahnya dalam situs www.gocrot.com yang ia kelola.

Baca juga: Catat, Mulai Tahun Depan Kartu ATM Lama Hanya Untuk Tabungan Maksimal Rp 5Juta

Baca juga: Tahun Ini Pemprov DKI Revitalisasi Trotoar di 10 Ruas Jalan, Terbanyak di Wilayah Jakarta Selatan

Baca juga: Waspada, Hujan Angin Bakal Mengguyur 25 Wilayah di Indonesia Selasa (2/3/2021)

"Tersangka NK menyebarkan video di website gocrot.com, member-nya kini 14.000. Member untuk mengakses video membayar Rp 250.000 sampai Rp 400.000, di situ dia mendapat keuntungan," jelas Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Senin.

Sebagai informasi, NK telah mengoperasikan situsnya sejak Bulan November 2019.

"Yang bersangkutan sudah meraup keuntungan Rp 75 juta dari beberapa video yang dimiliki," jelas Ady.

Sementara, tersangka MSA mengaku mendapat video berkonten pornografi tersebut dari sebuah grup telegram bernama "DF 18".

MSA memperoleh video tersebut pada 11 Februari 2021. Setelah memperoleh video, MSA mengunggahnya ke dalam akun twitter miliknya, yakni @BBFFOfficial.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved