Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Setahun Covid-19 Tangsel: 331 Korban Meninggal, Zona Kuning dan PPKM Mikro

Di Tangsel , kasus Covid-19 pertama diumumkan pada 16 Maret 2020, oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
SHUTTERSTOCK/RUKSUTAKARN studio
Ilustrasi virus corona. Varian baru Covid-19 kini telah memasuki beberapa negara di Asia 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Satu tahun sudah pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, termasuk di Tangerang Selatan (Tangsel), kota satelit DKI Jakarta.

Sejak awal 2 Maret 2020 lalu, kasus Covid-19 pertama ditemukan pada warga Depok.

Setelahnya, virus ganas itu menyebar ke hampir seluruh kota dan kabupaten se-Nusantara.

Kasus Covid-19 pertama Tangsel

Di Tangsel sendiri, kasus Covid-19 pertama diumumkan pada 16 Maret 2020, oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, melalui akun Instagramnya.

Kasus Covid-19 pertama di Tangsel adalah warga Kecamatan Pondok Aren. Almarhum meninggal pada 13 Maret 2020.

Baca juga: Kementerian PUPR Buka Lowongan Kerja Besar-besaran Lulusan D3/S1: Penempatan di Berbagai Daerah

Secara nasional, kasus Covid-19 pertama Tangsel merupakan kasus ke 35 di Indonesia.

"Gubernur Banten mengabarkan kepada masyarakat bahwa positif terkena virus corona lima orang warga Banten. Dua orang tinggal di kecamatan Kelapa Dua, satu orang tinggal di Kecamatan Curug (Kabupaten Tangerang), satu orang tinggal di Kecamatan Ciledug, dan satu orang lagi di Kecamatan Pondok Aren."

"Dari lima orang itu, yang positif terkena virus, satu orang dari Pondok Aren tadi sore telah meninggal dunia," papar Wahidin, melalui akun Instagramnya @wh_wahidinhalim pada Senin (16/3/2020).

Satu Tahun Covid-19 Tangsel 

Satu tahun setelahnya, pada Selasa (2/3/2021), warga Tangsel yang terpapar Covid-19 mencapai 7.765 orang.

Baca juga: Isak Tangis Teddy Syach Cerita Sikap Rina Gunawan sebelum Kenakan Ventilator: Dia Bilang Dadah Ayah

Data tersebut terbagi atas, sembuh 6.927 orang, masih dirawat 507 orang dan yang meninggal dunia 331 orang.

Hari ini, Rabu (3/3/2021), jumlah kasus kembali bertambah menjadi totalnya 7.802 orang.

Rinciannya, sebanyak 6.960 orang sembuh, 510 orang masih dalam perawatan, dan 332 orang meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved