Kabar Artis
Kata Ririe Fairus ketika Ayah Nissa Sabyan Bantah Perselingkuhan: Allah Maha Melihat
Ririe Fairus santai menanggapi ayah Nissa Sabyan yang membantah putrinya menjadi pelakor.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Kurniawati Hasjanah
Sayangnya, ia tak meneruskan pendidikannya lantaran masih berminat di dunia musik.
Saat itu, Ayus mengambil jurusan Komputer di sebuah perguruan tinggi.
"Kalau gue kuliahnya bener, cuma lulus apaan sih orang satu semester doang," imbuhnya.
Rupanya, jalan Ayus begitu terjal dalam bermusik. Ia dulu sering keluar masuk rumah tahanan dengan Nanang.
Jangan salah sangka dulu, keduanya di sana mengajar marawis para narapidana.
"Sampe gue sama Bang Nanang keluar masuk penjara, beberapa kali. Ajar marawis, napi mushola yang sering di sana," ungkap Ayus.
Terinspirasi Maher Zein
Inspirasinya mendirikan Sabyan Gambus hingga jadi idola anak muda tak lepas dari sosok Maher Zein.
Baca juga: Gaya Nyentrik Kompol Yuni saat Bertugas, Naik Motor Trail ke Kantor: Punya Keahlian Beladiri Judo
Ya, dalam bermusik Ayus menjadikan penyanyi asal Swedia itu sebagai rujukannya.
Ayah dua anak ini tersihir dengan penampilan panggung Maher Zein.
Ayus mengaku heran, kenapa Maher Zein populer membawakan lagu-lagu bernuansa Islami hingga mendunia.
"Maher Zein gue jelas pada waktu itu. Apalagi gue ngelihat perform-performnya dia, terus dari tema lagu," jelas Ayus.
Fenomena Maher Zein ini membuat Ayus memutuskan membentuk grup musik gambus.
Akan tetapi ia memikirkan harus mempunyai pentolan yang sesuai.
Hingga akhirnya bertemulah dengan Nissa setelah proses yang cukup panjang.
"Sampai akhirnya yaudah gue harus bikin terobosan kaya gini, tapi vokal nggak boleh cowok nih."
"Gue harus nyari icon yang pas, lama juga itu gue cari Nissa," tambah Ayus.
Sabyan Gambus terbentuk sejak tahun 2015, namun selama itu vokalisnya terus dilakukan perombakan.