Breaking News:

Nama Terseret Konflik Demokrat, DPP GAMKI Tegaskan Tidak Terlibat Polemik Partai Politik

Nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) terseret dalam konflik Partai Demokrat. Merespon cuitan Andi Arief.

dok. GAMKI Via Pos Kupang
Willem Wandik (kanan) - Sahat MP Sinurat (kiri) Terpilih Nahkodai GAMKI Masa Bakti 2019-2022. Nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) terseret dalam konflik Partai Demokrat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) terseret dalam konflik Partai Demokrat.

DPP GAMKI pun berkomentar mengenai nama organisasi tersebut yang disebut oleh nama Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief sebagai pelaksana acara pertemuan di Hotel The Hill Sibolangit Deli Serdang pada hari Kamis-Minggu, 4-7 Maret 2021.

"Kami dari Dewan Pimpinan Pusat GAMKI perlu menyampaikan beberapa hal," ujar Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik dalam keterangan tertulis, Kamis (4/3/2021).

Willem Wandik menegaskan GAMKI adalah organisasi yang independen dan tidak terafiliasi kepada partai politik ataupun organisasi manapun.

Fungsionaris pengurus ataupun anggota GAMKI, kata Willem Wandik, baik di pusat maupun daerah, diberikan kebebasan, hak berdemokrasi, dan hak politik secara pribadi masing-masing untuk dapat terlibat dalam organisasi masyarakat lainnya ataupun partai politik.

"Namun GAMKI memiliki kebijakan untuk tidak ikut campur dalam urusan internal maupun eksternal organisasi lain, baik itu organisasi masyarakat maupun partai politik yang sedang berpolemik dan inkonstitusional,"ujar Willem.

Willem mengatakan DPP GAMKI telah menelusuri dan mengkonfirmasi kepada Dewan Pimpinan Daerah GAMKI Provinsi Sumatera Utara terkait persoalan ini.

"Dapat kami tegaskan bahwa DPD GAMKI Provinsi Sumatera Utara ataupun DPC GAMKI se-Sumatera Utara tidak pernah melaksanakan kegiatan ataupun pertemuan apapun di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang pada tanggal 4-7 Maret 2021," kata Willem.

Sementara itu, Sekretaris Umum GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan pihaknya sedang membentuk tim pencari fakta.

Hal itu untuk menelusuri apakah ada oknum yang telah membawa-bawa nama organisasi GAMKI dalam mempersiapkan pertemuan antara oknum-oknum KLB dan Moeldoko di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved