Breaking News:

Polisi Sebut 2 Mahasiswa Pelaku Penganiayaan Saat Aksi di Gedung DPR juga Curi Tas dan Ponsel Korban

Dua mahasiswa asal Papua yang ditangkap Polda Metro Jaya, Roland dan Kevin, tidak hanya diduga melakukan penganiayaan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Dua mahasiswa asal Papua yang ditangkap Polda Metro Jaya, Roland dan Kevin, tidak hanya diduga melakukan penganiayaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dua mahasiswa tersebut juga diduga mencuri tas dan ponsel korban.

"Pada saat dilakukan (penganiayaan) terhadap korban, sempat diambil tasnya dan direbut HP korban," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 2 Mahasiswa Papua Roland-Kevin Sebagai Tersangka Penganiayaan

Namun, Yusri menyebut pihaknya belum berhasil menemukan barang bukti ponsel yang dicuri pelaku.

"Sekarang kita masih cari barang bukti HP, mudah-mudahan segera kita temukan," ujar dia.

Roland dan Kevin kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya diduga melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa asal Papua lainnya, Rajut Patiray.

Peristiwa itu terjadi saat aksi menolak otonomi khusus dan tolak Blok Wabu Intan Jaya di depan Gedung DPR RI pada 27 Januari 2021.

"Dilaporkan itu bulan Januari kemarin. Kemudian dilakukan penyelidikan berdasarkan adanya bukti video yang beredar, kemudian juga hasil visum terhadap korban. Korbannya adalah RP," kata Yusri.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved