Breaking News:

Airlangga Bertemu Prabowo, Pengamat: Silaturahmi Politik Bermakna Strategis

rentetan pertemuan yang dilakukan Airlangga dengan sejumlah ketua umum partai tak bisa dipungkiri memiliki nilai strategis

Istimewa
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar dalam beberapa waktu terakhir melakukan sejumlah silaturahmi politik dengan sejumlah pimpinan partai. Langkah ini disorot sejumlah pihak karena dinilai politis.

Seperti diketahui, Airlangga Hartarto awalnya bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh. Beberapa waktu kemudian, ia menemui Ketua Umum PPP yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di kantornya di Bappenas.
Selanjutnya, Airlangga juga melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Menurut Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco pertemuan tersebut berlangsung di sela rapat kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana, Rabu (3/3/2021).

Peneliti Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Suciliani Octavia menilai rentetan pertemuan yang dilakukan Airlangga dengan sejumlah ketua umum partai tak bisa dipungkiri memiliki nilai strategis. Pertama, Airlangga sebagai Menko Perekonomian dalam rangka melakukan koordinasi dalam kaitannya dengan pemulihan ekonomi nasional.

“Makna strategis kedua adalah Airlangga sebagai Ketum Partai Golkar bertemu dengan tiga ketum partai yang tentunya punya pengaruh yang kuat dalam konstalasi politik kontemporer. Golkar, Nasdem, Gerindra, dan PPP adalah bagian penting dari kabinet Joko Widodo dan memiliki kekuatan yang prospektif menuju 2024," ujar Suci, Jumat (5/3/2021).

Suci menilai langkah Airlangga sebagai ketua umum partai tengah seperti Partai Golkar penting untuk memperkuat komunikasi politik antar partai pendukung pemerintah.

Hal senada diungkapkan oleh pengamat komunikasi politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing. Ia menilai pertemuan Airlangga dengan Surya Paloh, Prabowo dan Suharso Monoarfa memiliki bobot politik yang tinggi.

Baca juga: KLB Demokrat Disebut Bakal Diselenggarakan di Sumatera Utara, Ketua DPD Buat Laporan ke Polrestabes

Baca juga: Dirazia Karena Tak Pakai Masker, Pria di Ciracas Malah Nantang Petugas dan Sebut Covid-19 Tak Ada

"Menurut saya sesungguhnya Airlangga sadar betul tentang pentingnya komunikasi personal dalam menjalin komunikasi yang bersifat politis dan strategis ke depan. Tidak menutup kemungkinan adanya pembicaraannya politik strategi terkait agenda ke depan. Meski saya melihat pertemuan tersebut tak bisa dilepaskan dari seputar penanganan pandemi yang isu-isu di pemerintahan mereka adalah menteri atau ketum partai pendukung pemerintah," ujar Emrus.

Emrus memuji aksi politik yang dilakukan oleh Airlangga. Upayanya menjalin komunikasi antar pimpinan politik punya nilai strategis khususnya bagi Partai Golkar.

"Menurut saya, beliau menciptakan momentum komunikasi politik yang prospektif, jika nanti ada hal-hal yang sifatnya subtantif dan penting menyangkut agenda-agenda strategis nasional, setidaknya komunikasi di antara poros ini sudah terbangun awal," jelas Emrus.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved