Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Pemprov DKI Sering Klaim Sukses Atasi Banjir, Masyarakat Tak Puas dengan Kinerja Gubernur Anies

Gubernur Anies mengklaim berhasil mengatasi banjir yang menerjang ibu kota di awal tahun. Namun, klaim itu disambut negatif oleh warga DKI Jakarta

Istimewa/Dok Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan tinjauan di Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2021). Gubernur Anies mengklaim berhasil mengatasi banjir yang menerjang ibu kota di awal tahun. Namun, klaim itu disambut negatif oleh warga DKI Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim berhasil mengatasi banjir yang menerjang ibu kota di awal tahun 2021 ini.

Namun, klaim tersebut ternyata disambut negatif oleh warga Jakarta.

Hasil survei kerja sama antara Ruang Waktu dan Hukum Online menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap kinerja penanganan banjir di DKI Jakarta sangat rendah.

Hal ini dijelaskan Direktur and Chief Knowledge Worker Ruang Waktu, Wicaksono Sarosa dalam acara Dialog Multi Stakeholder Jakarta Smart City secara virtual pada Kamis (4/3/2021) lalu.

"Pada umumnya responden merasa belum puas terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta. Khususnya masalah banjir," ucap Wicaksono.

Selain itu, masyarakat juga menilai penanganan kemiskinan, permukiman kumuh, polusi udara, transparansi anggaran, pungli, hingga kebijakan Pemprov DKI belum maksimal.

Baca juga: Robby Abbas Ungkap Alasan Gunakan Narkoba, Tak Punya Pekerjaan: Banyak Masalah dan Stres

Baca juga: Tak Disiapkan Tempat Parkir, Kios UKM di Jalan Sudirman Dikhususkan untuk Pejalan Kaki

Baca juga: Penunjukan Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Diwarnai Insiden Berdarah, Ada Serangan ke Massa AHY

"Ada beberapa masalah lain yang turut mengemuka, seperti parkir liar, kurangnya ruang terbuka, serta penataan PKL," ujarnya.

Lebih lanjut, Wicaksono menuturkan hasil survei mengenai pelayanan publik dengan menggunakan Jakarta Smart City atau JAKI. 

Survei itu menunjukkan, 48 persen responden sudah bahwa Pemprov DKI memiliki aplikasi JAKI (Jakarta Kini), sisanya 52 persen tidak tahu. 

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved