TNI Kontak Tembak di Intan Jaya, Kelompok Separatis Bersenjata Tewas Diduga Kelompok Undianus Kogoya

Kontak tembak antara TNI dengan KSB di Distrik Sugapa, Intan Jaya Papua, satu KSB meninggal dunia, satu lainnya tertembak di kaki dan berhasil kabur.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
ILUSTRASI. Kontak tembak kembali terjadi di Intan Jaya, Papua. Kontak tembak terjadi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Personel Satgas Yonif Raider 400/BR yang sedang patroli untuk menjamin keamanan warga masyarakat, ditembak KKB pada Jumat (6/11/2020). Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III), Kolonel Czi IGN Suriastawa dalam rilis tertulisnya menyebutkan 2 prajurit TNI ditembak, 1 diantaranya gugur atas nama Pratu Firdaus. Saat ini sedang dilaksanakan proses evakuasi korban, " katanya. Kolonel Czi Suriastawa juga menyampaikan, bahwa kejadian ini menambah daftar korban jiwa di Intan Jaya. Bukan hanya prajurit TNI-Polri yang memang bertugas, warga sipil juga jadi sasaran kebiadaban KKB, " ujarnya. Dan kemarin kita mendengar pernyataan Bupati Intan Jaya tentang kelakuan KKB yang suka mengambil dana desa. Selebaran permintaan dana kepada masyarakat juga beredar. Dan ini semua menunjukkan bahwa KKB dan pendukungnyalah akar masalah di Papua. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNJAKARTA.COM, PAPUA - Telah terjadi kontak tembak antara Tim Alap-alap 2 dipimpin Ltd Inf Alif dari Yonif Raider 715/MTL dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Puyagia Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua pada Sabtu (6/3/2021) pukul 11.52 WIT.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriastawa mengatakan KSB diperkirakan dari kelompok Undianus Kogoya dengan kekuatan empat orang yang membawa satu pucuk senjata.

Mereka, kata Suriastawa, bergerak dari arah Kampung Pesiga menuju ke arah Kampung Kumbalagupa distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya ketika kontak tembak dengan Tim dari YR 715.

"Dari kontak tembak tersebut dilaporkan dua orang KSB tertembak. Satu orang meninggal dunia dan satu orang tertembak di kaki tetapi berhasil melarikan diri. KSB lain kabur membawa senjata," kata Suriastawa dalam keterangan tertulis pada Sabtu (6/3/2021).

Suriastawa menambahkan sampai dengan saat ini identitas KSB masih belum diketahui karena tanpa identitas dan tidak dikenal oleh warga setempat.

"Tidak ada korban dari TNI. Saat ini sedang dilakukan pengurusan jenazah KSB dengan warga Kampung Sonetapa distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya," kata Suriastawa.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved