Breaking News:

Pengamat: Penjualan Saham Bir PT Delta Hanya Upaya Pencitraan

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus dalam menyelesaikan masalah banjir

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
tangkap layar akun twitter @DKIJakarta
Saham Pemprov DKI Jakarta di Perusahaan PT Delta Djakarta tetap 26,5% sejak 1970. Pengamat: Penjualan Saham Bir PT Delta Hanya Upaya Pencitraan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus dalam menyelesaikan masalah banjir.

Hal ini dikatakan Trubus menanggapi polemik rencana penjualan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Menurutnya, penanganan banjir jauh lebih penting dibandingkan menjual 26,25 persen saham produsen minuman keras tersebut.

"Banyak program pak Anies yang tidak jalan, lebih baik kejar saja dulu program yang lain yang belum jalan, ketimbang harus menjual saham. Konsen ke banjir," ucapnya, Minggu (7/3/2021).

Pengamat dari Universitas Trisakti ini mengatakan, memenuhi janji kampanye soal penanganan banjir jauh lebih penting karena berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Sedangkan, pelepasan saham PT Delta bukan merupakan janji kampanye Anies yang bersifat strategis.

"Kalau soal janji kampanye dia tentang penanganan banjir juga enggak ada yang berhasil, konsen ke sana aja. Soalnya penjualan saham itu bukan janji kampanye yang strategis," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Lewat Laga Uji Coba, Ketum PSSI Klaim Telah Temukan Pola Protokol Kesehatan Pertandingan Sepak Bola

Baca juga: Evakuasi Kunci Motor, Petugas Damkar Berjalan Merangkak di Gorong-gorong Sepanjang 200 Meter

Baca juga: Politikus Demokrat Duga Ada Kekuatan Besar di Balik Terpilihnya Moeldoko di KLB

Sikap Anies yang ngotot menjual saham PT Delta dibandingkan menyelesaikan masalah banjir disebut Trubus tidak lebih dari cara mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mencari pencitraan.

"Toh banyak juga janji dia yang enggak jalan sampai sekarang, seperti rumah Dp Rp 0 tidak ada realisasi apa-apa," kata dia.

"Jangan kemudian hanya untuk menunjukan hal-hal yang bersifat pencitraan ya enggak perlu," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved