Breaking News:

Ibu Kandung di Tangerang Tega Bunuh dan Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya di Tempat Sampah

Seorang ibu di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang tega membunuh bayinya sendiri.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Polres Metro Tangerang Kota ungkap kasus pembunuhan dan pembuangan bayi yang dilakukan ibunya sendiri di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (8/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIUWUNG - Seorang ibu di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang tega membunuh bayinya sendiri.

Tak hanya membunuh bayi yang baru saja dia lahirkan, tersangka MD juga membuang jasad bayinya disebuah pembuangan sampah di Gembor, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pelaku melakukan kerasan dan membuang bayi tersebut.

Baca juga: Belasan PSK Open BO yang Terjaring dari Apartemen di Tangerang Impor dari Bekasi hingga Purwakarta

 

Pasalnya, ia malu karena hubungan gelapnya dengan seorang pria yang masih belum diketahui identitasnya.

"Tersangka ini adalah ibunya sendiri," kata Deonijiu di Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (8/3/2021) .

"Perbuatan kekerasan anak oleh seorang ibu. Karena dia malu, sakit hati, laki-laki pasangannya tidak bertanggungjawab atas perbuatan hubungan gelapnya," ungkap dia.

MD membunuh darah dagingnya sendiri dengan cara menekan si bayi, mencekik dan membuangnya di tempat sampah.

"Terungkapnya dari penemuan ini ada petunjuk lalu mencari dan menemukan pelaku," tutur Deonijiu.

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap pelaku di kontrakan rumahnya, di Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Layani Open BO, Belasan Remaja Wanita Terjaring Polisi dari Apartemen Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Sementara, laki-laki yang melakukan hubungan tersebut masih dalam pengejaran.

"Masih dalam pencarian juga identitasnya," singkat Kapolres.

Dari perbuatannya pelaku dijerat pasal 76C jo 80 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 Tentang perlindungan anak jo Pasal 338 KUHP jo pasal 342 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved