Breaking News:

Penataan Trotoar Rp100 Miliar, Anggota DPRD DKI Kenneth: Lebih Baik Dialihkan ke BLT untuk Warga

Pasalnya, BLT yang disalurkan Pemprov DKI Jakarta tidak merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menata trotoar di 10 ruas jalan Ibu Kota.

Penataan ini menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2021 senilai Rp100 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, pihaknya sedang melakukan pematangan rencana penataan trotoar.

Rencananya penataan ini dieksekusi serentak pada Mei 2021 mendatang.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meminta kepada Dinas Bina Marga tak perlu melakukan penataan trotoar di ibukota hingga menelan anggaran Rp100 miliar.

Alangkah baiknya, jika anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan Pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun mewabah di Jakarta.

"Untuk apa dilakukan penataan trotoar di tengah pandemi Covid-19 seperti ini? Anggaran Rp100 miliar itu besar loh, lebih baik anggaran tersebut bisa dialihkan ke penanganan Covid-19 di Jakarta, berupa Bantuan BLT untuk Masyarakat yang membutuhkan," kata Kenneth dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).

Ia pun menilai pembangunan trotoar bukan kegiatan yang mendesak.

Sebab pembangunan trotoar itu dilihat tidak mengatasi tetapi malahan akan menambah kemacetan di Jakarta.

"Kenapa yang harus diprioritaskan itu penataan trotoar, seharusnya yang dijadikan prioritas adalah kebutuhan warga di tengah pandemi dan penanganan banjir," kata Kent.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved