Wakil Wali Kota Minta Kapolres Selesaikan Rentetan Kasus Posko Ormas di Tangsel 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengaku belum mengetahui soal rentetan kasus posko organisasi masyarakat

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (8/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengaku belum mengetahui soal rentetan kasus posko organisasi masyarakat (ormas) di wilayahnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, telah terjadi sejumlah kasus kriminal dalam waktu berdekatan pada sepekan terakhir.

Setidaknya ada tiga kasus yang seluruhnya terjadi di posko ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR).

Baca juga: Posko Pemuda Pancasila di Pondok Kacang Timur Hangus Terbakar, Penyebab dan Pelaku Belum Diketahui

Pada Minggu (28/2/2021) dini hari, dua remaja dibacok rombongan pria tidak dikenal saat sedang begadang di posko PP Jalan Haji Isa, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur.

Kemudian, terjadi pembakaran posko FBR oleh sejumlah orang tidak dikenal di Jalan Sumber Rejeki, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, pada Jumat (5/3/2021) dini hari.

Yang terbaru, pada Minggu (7/3/2021) dini hari, posko PP di Jalan Setia Budi, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, juga terbakar. Dalam hal ini, penyebab kebakaran belum diketahui.

"Belum dapat informasi," kata Benyamin di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (8/3/2021).

Kendati demikian, Benyamin meminta Kapolres Tangsel sebagai penanggung jawab keamanan di kotanya untuk mengambil tindakan.

"Tetapi saya yakin Kapolres akan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan, musyawarah," jelasnya.

Benyamin berharap permasalahan bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah. Ia tidak ingin terjadi kegaduhan di wilayahnya, 

"Musyawarah saja lah. Kita harus menjaga kondusifitas, kesatuan, dan persatuan Tangerang Selatan," kata Benyamin. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved