Breaking News:

Kendaraan Bermotor Serobot Jalur Sepeda Permanen, Dishub: Siap-siap Kena Sanksi Rp 500 Ribu

Banyak pengendara kendaraan bermotor menerobos jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Dishub DKI Jakarta bakal beri sanksi tegas

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalur sepeda permanen, di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021). Banyak pengendara kendaraan bermotor menerobos jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Dishub DKI Jakarta bakal beri sanksi tegas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengakui, masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang menerobos jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Bahkan, beberapa waktu lalu viral di media sosial video yang memperlihatkan sebuah mobil mewah masuk jalur sepeda di kawasan Jalan Sudirman.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal memberikan sanksi tegas kepada pengendara yang menerobos jalur sepeda.

Denda maksimal pun bakal dikenakan bagi pengendara yang melanggar aturan tersebut.

"Denda maksimum Rp 500 ribu," ucap Syafrin, Rabu (10/3/2021).

Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalur sepeda permanen, di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021).
Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalur sepeda permanen, di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, denda yang dikenakan sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 di situ ada pelanggaran rambu lalu lintas di sana diatur dendanya," ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Depok Ungkap Pengalaman Divaksin Covid-19: Rasanya Dingin, Ngantuk Pengin Kopi

Baca juga: JADWAL Liga Champions Malam Ini: Ada Duel Sengit PSG Vs Barcelona, Liverpool Vs RB Leipzig 

Baca juga: Okky Lukman Pajang Foto Bersama Jokowi dan Colek Kaesang Pangarep, Komentar Kahiyang Ayu Disorot

Untuk menegakkan aturan ini, Syafrin mengaku pihaknya bakal terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Pengaturannya itu sudah ada dalam undang-undang 22/2009 tentu kami akan berkoordinasi dengan rekan-rekan kepolisian," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved