Antisipasi Virus Corona di DKI

Ricuh Antrean Vaksin Covid-19 di Area GBK, Polisi: Karena Tidak Tahu Antrean Loket

Video menunjukkan ricuh antrean vaksin Covid-19 di area Gelora Bung Karno (GBK), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Ilustrasi. Para peserta vaksinasi Covid-19 mengantre di area Gelora Bung Karno (GBK), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021). 

LaporanWartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Video menunjukkan ricuh antrean vaksin Covid-19 di area Gelora Bung Karno (GBK), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, kericuhan terjadi pada Rabu (10/3/2021) pagi.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Komisaris Polisi Singgih Hermawan, menuturkan kericuhan terjadi karena penumpukan antrean di loket vaksin Covid-19. 

"Antrean panjangnya terjadi di loket pendaftaran vaksin Covid-19," jelas Singgih, sapaannya, saat dikonfirmasi, Rabu (10/3/2021). 

Baca juga: Bersiap! Besok Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 Dibuka, Ada Fitur Baru

Sebab, kata Singgih, terdapat loket antrean vaksin khusus lanjut usia (lansia) dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Terjadi penumpukan karena orang-orang yang datang ini tidak tahu mana loket untuk lanjut usia dan loket pendaftaran untuk karyawan BUMN," jelas Singgih.

Baca juga: Intel Polisi Terseret Konflik Demokrat Kubu AHY dan Moeldoko, Mabes Polri Angkat Bicara

Meski begitu, kericuhan saat antrean tersebut tidak berlangsung lama.

"Saat lihat ada penumpukan, kami langsung mengatur antrean," tutur Singgih. 

Baca juga: Kabar Gembira, BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Simak Syaratnya

"Sekarang sudah tertib dan aman," lanjutnya.

Baca juga: Klaim Dapat Rp 800 M Bila Jual Saham PT Delta, Kepala BUMD: Bisa Buat Bangun 40 Sekolah dan 5 RS

Dia menegaskan, tak ada kericuhan maupun pembubaran antrean vaksin Covid-19 tersebut.

"Tidak ada kericuhan ataupun pembubaran, kalau ada info begitu, salah. Tadi setelah kami tertibkan, vaksinasi dilanjutkan sampai selesai," tutup Singgih.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved