Sisi Lain Metropolitan
Ini Alasan Penjual Mie Ayam Tetap Untung Walaupun Setiap Hari Jual dengan Harga Rp 5 Ribu
Mojang Sumedang yang merupakan tempat makan dengan menu mie ayam dan bakso yang dibanderol seharga Rp 5 ribu perporsinya.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jual mie ayam dan bakso seharga Rp 5 ribu, pemilik Mojang Sumedang ungkap alasan tak merugi.
Bila Anda berkunjung ke kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, cobalah untuk mampir ke Mojang Sumedang.
Selain dikenal dengan Monumen Pancasila Sakti, rupanya ada tempat tersembunyi yang justru menjadi surga kuliner murah di kawasan tersebut.
Yakni Mojang Sumedang yang merupakan tempat makan dengan menu mie ayam dan bakso yang dibanderol seharga Rp 5 ribu perporsinya.
Terletak di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, mie ayam dan bakso ini dulunya hanya dijual Rp 5 ribu setiap hari Jumat.
Namun, sedari November 2020 beralih menjadi setiap hari.
Entah makan di tempat atau dibungkus, harganya pun tetap sama, yakni Rp 5 ribu.
Meski begitu, rupanya pemilik Mojang Sumedang yang bernama Diana justru tak merugi.
Ia menuturkan rahasianya terletak pada daya beli yang tinggi.
Ketika mie ayam maupun bakso buatannya laku hingga ratusan porsi, tentunya keuntungannya akan ada.
Sebab bila ia menjual dengan harga Rp 10 ribu, jumlah porsi perharinya tak akan mencapai ratusan.
"Keuntungan? sama aja. Kalau dulu sedikit menjual tapi untungnya sama. Kalau sekarang lebih banyak menjual. Jadi secara keuntungan sama aja, karena perporsi itu saya masih punya untung Rp 2 ribu," jelasnya, Jumat (12/3/2021).
Sehingga ketika dalam satu hari kedua menunya terjual 300 porsi maka ia akan mendapatkan Rp 1,5 juta.
Sedangkan keuntungannya mencapai Rp 600 ribu.