Breaking News:

Wali Kota Jakarta Timur Klaim Sodetan Waduk JGC Bisa Atasi Banjir di Cakung

Sodetan penghubung waduk side B dan side C Jakarta Gerden City (JGC) diklaim dapat menyelesaikan banjir di permukiman warga Kecamatan Cakung.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat proses penyerahan sodetan waduk side B dan side C Jakarta Gerden City (JGC), Jumat (12/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sodetan penghubung waduk side B dan side C Jakarta Gerden City (JGC) diklaim dapat menyelesaikan banjir di permukiman warga Kecamatan Cakung.

Meski pada Februari 2020 lalu saat banjir besar melanda Jakarta sejumlah permukiman warga Kecamatan Cakung terdampak banjir luapan waduk JGC.

Saat penyerahan fasum sodetan dari pengembang JGC pada Jumat (12/3), Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan sodetan tersebut mampu menyelesaikan masalah banjir.

"Sodetan dengan panjang berkisar 300-400 meter dan lebar berkisar 2 meter tersebut mampu menyelamatkan dari genangan atau banjir ketika curah hujan tinggi," kata Anwar di Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Aksi Pemuda Curi Bra dan Celana Dalam Mama Muda di Cakung Terekam CCTV

Menurutnya sodetan efektif karena mengalirkan air dari waduk side B-JGC ke waduk side C- JGC, lalu ke embung samping Kanal Banjir Timur (KBT).

Pengaturan debit air ini diklaim dapat mencegah banjir di RW 04, RW 06, RW 07, RW 08, RW 09 dan RW 12 Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung.

Serta RW 07 dan RW 10 Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara yang lokasinya berbatasan dengan Kecamatan Cakung sehingga ikut terdampak banjir.

“Dari (pengembang) JGC menyerahkan sodetan dari side B ke side C, tentunya Saya berterima kasih, karena ini program prioritas Pemerintah DKI Jakarta untuk penanganan banjir,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada Februari 2020 lalu banjir luapan waduk JGC mengakibatkan sejumlah warga emosi sehingga merusak Aeon Mall JGC pada Selasa (25/2/2020).

Kombes Arie Ardian Rishadi yang kala itu menjabat Kapolrestro Jakarta Timur mengatakan banjir akibat ketiadaan sodetan dari waduk JGC menuju KBT.

Baca juga: Polisi Sebut 4 RW di 2 Kelurahan Terdampak Banjir Luapan Waduk JGC

Baru setelah pengrusakan yang mengakibatkan sejumlah kaca Aeon Mall JGC pecah pengelola JGC dan Pemprov DKI membangun sodetan.

"Tadi sudah ada komunikasi, aliran dari dalam ini, dari Waduk JGC akan dikerjakan oleh pihak JGC. Sedangkan di luar ini akan dikerjakan Pemprov (DKI)," tutur Arie, Selasa (25/2/2020).

Kala itu Satreskrim Polrestro Jakarta Timur menetapkan delapan warga Kecamatan Cakung jadi tersangka dalam pengrusakan Aeon Mall JGC.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved