Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kisah Keluarga Waluyo, Warga Pinggiran Rel Kereta di Jalur Manggarai - Bekasi: Hidup Tanpa Listrik

Kisah Keluarga Waluyo, Warga Pinggiran Rel Kereta di Jalur Manggarai - Bekasi: Hidup Tanpa Listrik.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Potret kehidupan keluarga Waluyo di pinggiran rel kereta api Manggarai di Jakarta pada Jumat (12/3/2021). 

Laporan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Saat sore hari, Sa'anih (34), bersama keempat anaknya duduk beralaskan kasur di pinggir bekas jalur rel kereta api lama Manggarai - Bekasi.

Putra (11), Ahmad (5), Dana (4) dan Galih (2) terlihat asyik mengerubungi ibunya di atas kasur empuk di tengah hamparan bebatuan kerikil.

Beberapa kali anak-anak kecil itu saling bersenda gurau kadang diselingi rengekan akibat pertengkaran kecil. 

Candaan mereka sesekali ditemani suara deru kereta rel listrik yang melintas di jalur rel baru double-double track (ddt).

Menikmati senja tak harus dengan pemandangan indah nan menawan hati.

Bagi keluarga Waluyo, menikmati senja di pinggir rel kereta merupakan sebuah hiburan gratis.

Mereka bisa melihat senja terbenam sembari menyaksikan kereta melintas ditemani suara bising pembangunan.

TONTON JUGA:

Sa'anih bercerita bahwa keluarga mereka merupakan perantau dari Boyolali, Jawa Tengah.

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved