Pimpinan DPRD Pertanyakan Rencana Anies Buka Tempat Karaoke: Dimana Posisi Pendidikan? 

Zita menilai, kebijakan Anies ini tidak berpihak pada dunia pendidikan. Sebab, sampai saat ini belum ada wacana pembukaan sekolah di DKI.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ilustrasi. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani kecewa dengan keputusan Gubernur Anies Baswedan yang berencana membuka tempat karaoke dalam waktu dekat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengaku kecewa dengan keputusan Gubernur Anies Baswedan yang berencana membuka tempat karaoke dalam waktu dekat.

Zita menilai, kebijakan Anies ini tidak berpihak pada dunia pendidikan. Sebab, sampai saat ini belum ada wacana pembukaan sekolah di DKI.

"Saya sedih melihat kondisi pendidikan kita hari ini. Kebijakan pusat hingga daerah tidak ada yang berpihak pada pendidikan," ucapnya, Sabtu (13/3/2021).

Menurutnya, pendidikan anak bukan hanya soal kurikulum, melainkan juga soal dunia bermain, belajar, serta mengenali peran dan status dari setiap anak.

Memprioritaskan pembukaan sekolah pun disebutnya sebagai bentuk kasih sayang dan keberpihakan pemerintah terhadap anak.

Baca juga: Burung Cucak Hijau Jutaan Rupiah Dicuri Maling Dalam Kurun Waktu 3 Menit

"Saya ini seorang ibu sekaligus pengajar, saya habiskan banyak waktu bersama anak-anak. Anak butuh perhatian dan kasih sayang," ujarnya.

"Sehingga sedih rasanya ketika Pemprov ingin membuka ruang hiburan, namun tidak untuk pendidikan," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Pertarungan 3 Hari 3 Malam Gol D Roger vs Shirohige, Jadwal Anime One Piece 966

Untuk itu, politisi muda PAN ini pun mempertanyakan kebijakan orang nomor satu di DKI ini.

"Saat anak-anak dibatasi ke sekolah, sang dewasa diberi kebebasan ke tempat karaoke. Dimana sebetulnya posisi Pendidikan dalam prioritas Pemprov DKI?," kata Zita penuh tanya.

Baca juga: Sejumlah Ucapan Hari Raya Nyepi, Tidak Hanya Bagi Umat Hindu, Tetapi Juga Rekan dan Kerabat

Untuk itu, ia berharap Anies segera merevisi kebijakannya itu dan menjadi anak sebagai prioritas dalam pengambilan keputusan.

"Saya berharap Pak Gubernur segera bertindak, kurangi beban anak, datanglah ke mereka. Hadirkan kembali dunianya, buat anak DKI kembali tersenyum," tuturnya.

Diberitakan TriibunJakarta.com sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga 22 Maret 2021 mendatang.

Pelonggaran pun kembali dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pemberlakukan PPKM mikro kali ini.

Baca juga: Ramalan Zodiak Minggu, 14 Maret 2021: Bagaimana Peruntungan Kamu Besok?

Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, Anies mulai memberikan lampu hijau bagi tempat karaoke untuk buka.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved