Breaking News:

Kenali Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Cuma Sekali Suntik Hingga Efek Sampingnya

Berikut sejumlah fakta mengenai vaksin Covid-19 Johnson & Johnson yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Ratusan personel Lanud Halim Perdakusuma jalani vaksinasi Covid-19 di hanggar Skadron Udara 45, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021). Berikut sejumlah fakta mengenai vaksin Covid-19 Johnson & Johnson yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut sejumlah fakta mengenai vaksin Covid-19 Johnson & Johnson yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksin J&J menjadi vaksin Covid-19 ketiga yang mendapat dukungan secara resmi dari WHO.

WHO menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Johnson & Johnson (J&J) pada Jumat (12/3/2021).

Sebelumnya, dukungan serupa juga diberikan kepada vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech dan vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford-AstraZeneca.

Vaksin J&J juga menjadi vaksin Covid-19 pertama yang hanya membutuhkan satu kali suntikan.

Sedangkan vaksin yang saat ini beredar, seperti Pfizer-BioNTech, Sinovac, Oxford-AstraZeneca, dan Moderna, memerlukan dua kali suntikan.

"Setiap alat baru, aman dan efektif melawan Covid-19 adalah satu langkah lebih dekat untuk mengendalikan pandemi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Mengenal vaksin J&J

Sebelum disetujui oleh WHO, vaksin Covid-19 J&J telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Otoritas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat pada 27 Februari 2021.

Proses vaksinasi Covid-19 Wakapolres Metro Depok, AKBP Hari Setyo Budi, Selasa (9/3/2021).
Proses vaksinasi Covid-19 Wakapolres Metro Depok, AKBP Hari Setyo Budi, Selasa (9/3/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Vaksin J&J menjadi vaksin Covid-19 ketiga yang disetujui penggunaannya di Amerika Serikat oleh FDA. Dua vaksin lainnya adalah buatan Moderna dan Pfizer-BioNTech.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved