Anak 2 Tahun Dada & Perutnya Dipukuli Pria di Tangerang, Terkuak Begini Kondisi Korban Sekarang

Seorang anak berusia 2 tahun menjadi korban kekerasan seorang pria bernama Angga Santana Dewa.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta/Ega Alfreda
Pelaku bernama Angga Santana Dewa yang tega menganiaya bocah berumur 2 tahun 4 bulan yang videonya viral di media sosial, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang anak berusia 2 tahun menjadi korban kekerasan seorang pria bernama Angga Santana Dewa.

Video yang merekam aksi kekerasan Angga Santana Dewa tersebut viral di media sosial.

TONTON JUGA

Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 51 detik tampak korban menggunakan baju dan celana putih duduk di sebelah pelaku.

Di awal percakapan, tampak korban melambaikan tangan ke arah handphone milik pelaku Angga.

"Hi, hi," penggalan kalimat yang diucapkan korban di menit-menit awal video yang juga tampak Angga sedang menyalakan rokok.

Adegan selanjutnya, pelaku Angga menanyakan kenapa korban selalu diam saat diajak ngobrol dan ditanya.

Korban pun tidak mengeluarkan satu kata pun dari mulutnya sambil menatap takut ke mata pelaku.

Baca juga: Tanggapi Video Diduga Nadya Arifta Jalani Bridal Shower, Kaesang Pangarep Ketus Beri Jawaban Ini

TONTON JUGA

Tak berselang lama, bogem mentah melayang dari tangan pelaku Angga ke arah dada korban.

Korban yang diselimuti rasa takut pun gergeming, tidak membalas, teriak, atau pun kabur.

Sehingga pukulan kedua mendarat lagi ke bagian perut korbannya.

"Jawab, kenapa diem aja kalau om main ke rumah?," penggalan omongan pelaku sebelum melayangkan bogem mentah ke anak kecil.

Baca juga: Viral Video Diduga Pelaku Mesum Parakan 01 Dinikahkan, Si Pria Buat Penghulu Tertawa saat Ijab Kabul

Saat TribunJakarta.com menyaksikan video tersebut, terhitung pelaku Angga memukul korban ke arah perut dan dada lebih dari lima kali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved