Breaking News:

KH Didi Supandi: Saat Ini Media Digital Memudahkan Ulama untuk Melakukan Syiar

KH Didi Supandi mengatakan tidak ada pilihan bagi para ulama selain mengasah diri untuk berdigitalisasi dalam upaya syiar Islam.

Istimewa
KH Didi Supandi 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu telah melantik dan mengukuhkan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur.

Dihadapan 500 peserta, Anies Baswedan juga menyampaikan pesannya melalui media Zoom bahwa kepengurusan baru MUI jakarta Timur Ulama MUI Jakarta Timur makin solid dan mampu menghasilkan gagasan dan terobosan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Gubernur Anies juga menyampaikan pesan, bahwa MUI memiliki peran yang instrumental yang harus diwujudkan dalam kiprah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur periode 2021-2025 yang baru dilantik, KH Didi Supandi mengatakan tidak ada pilihan bagi para ulama selain mengasah diri untuk berdigitalisasi dalam upaya syiar Islam.

"Saat ini media digital memudahkan ulama untuk melakukan syiar karena jarak tidak menjadi persoalan, hanya saja perlu peningkatan konten yang benar sesuai dengan Alquran dan Hadist agar umat mendapat informasi yang sahih perihal ajaran islam yang rahmatan lil alamin," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Usai Sidang Rizieq Shihab, Pria Bawa Pedang Datangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Hentikan Kasus Penyayat Leher Perawat

Menurutnya, hal ini penting agar generasi tidak kehilangan informasi yang benar tentang hukum-hukum Islam yang mengatur sendi-sendi kehidupan.

KH Didi Supandi juga sepakat jika anak-anak muda Islam yang akrab dan mahir dalam dunia digital harus terlibat dalam menyusun dan membantu para ulama-ulama sepuh untuk menyiarkan kebenaran ajaran Islam.

KH Didi juga menegaskan bahwa MUI Jakarta Timur berkomitmen akan senantiasa menjaga marwah ulama dengan metode dakwah yang santun dan elegan, karena ulama adalah panutan bagi umatnya.

Penyampaian dakwah yang santun dan elegan juga merupakan bagian dari syiar islam sendiri seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Besar Rasulullah Muhammad SAW imbuhnya.

"Seperti hadis diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Aku tidak diutus untuk (melontarkan) kutukan, tetapi sesungguhnya aku diutus sebagai (pembawa) rahmat," sebutnya.

"Allah juga tidak suka pendakwah berlaku kasar dan mencela, seperti firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 159, Maka disebabkan rahmat dari Allah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu," KH Didi menguraikan.

Kepengurusan MUI Jakarta Timur periode 2021-2025, dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar, disaksikan Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar. Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan dari media Zoom.

Struktur kepengurusan MUI Jakarta Timur periode 2021-2025 adalah:
Ketua Umum : KH Didi Supandi
Wakil Ketua: Umum: Ahmad Subaki
Sekjen : Arif Fauzan
Bendahara: Irfanullah

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved