Breaking News:

Marak Pencurian Kotak Amal Masjid, Warga Ciracas Jakarta Timur Resah

Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid Nuurul Hidayah, Jalan Mustika Raya, RW 04, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

ISTIMEWA
Tampak maling kotak amal di Masjid Nuurul Hidayah saat beraksi di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid Nuurul Hidayah, Jalan Mustika Raya, RW 04, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Pengurus Masjid Nuurul Hidayah, Jamiri mengatakan pelaku yang beraksi pada dini hari itu menggasak uang dari satu kotak amal dengan cara membobol gembok.

"Sebenarnya kalau dari rekaman CCTV pelaku mau bobol dua kotak amal, tapi satu enggak berhasil karena gembok enggak rusak," kata Jamiri di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: Ngaku Aparat, Pria di Depok Kuras Harta Tukang Bunga: Hp Hingga Kotak Amal Anak Yatim Turut Digasak

Dari rekaman CCTV kejadian pelaku yang merupakan pria berusia sekitar 30 tahun itu berupaya merusak gembok kotak amal dengan perkakas serupa obeng.

Namun setelah beberapa saat berupaya membobol kotak amal yang berada di area selasar Masjid Nuurul Hidayah pelaku gagal lalu melarikan diri.

"Kita baru tahu kejadian pas paginya lalu cek CCTV Masjid. Pelakunya satu orang, kalau dari wajahnya bukan warga sini (Kelurahan Ciracas). Karena enggak ada yang kenal pelaku," ujarnya.

Baca juga: Seorang Polisi Masih Pakai Seragam Dinas Gendong Mayat Korban Kecelakaan Terjang Derasnya Air Sungai

Beruntung beberapa hari sebelum kejadian pengurus Masjid lebih dulu mengambil uang dari kotak amal sehingga kerugian yang diderita tak terlampau besar.

Pengurus Masjid Nuurul Hidayah, Jamiri saat menunjukkan kotak amal yang di only pelaku di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021). 
Pengurus Masjid Nuurul Hidayah, Jamiri saat menunjukkan kotak amal yang di only pelaku di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Pun begitu Jamiri dan jemaah Masjid Nuurul Hidayah mengaku resah karena aksi serupa sudah beberapa kali terjadi dan pelaku selalu berhasil kabur.

"Kalau resah pasti, karena sudah sering kejadian. Walaupun total uang yang diambil kemarin di bawah Rp 100 ribu tetap resah. Sekarang untuk antipasi kita pasang gembok yang lebih gede," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved