Perempuan 13 Tahun Diperkosa 2 Orang Pria, Ayah Kandung: Pelaku Tetangga Saya
Perempuan berusia 13 tahun telah melahirkan bayi perempuan karena diperkosa dua pria berinisal AO dan RA.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Perempuan berusia 13 tahun telah melahirkan bayi perempuan karena diperkosa dua pria berinisal AO dan RA.
Ayahnya, Suryanto (33), menyatakan kedua pelaku merupakan tetangganya di kawasan Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Pelaku tetangga saya. AO memang sudah diamankan polisi, tapi satunya (RA) belum sampai sekarang," kata dia, saat dihubungi Wartawan, Sabtu (10/3/2021).
Suryanto telah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Oktober 2020.
Tapi hingga kini pelaku RA belum ada kabar telah diamankan, kata Suryanto.
"Dia (RA) tetangga saya. Belum ada kabar dari polisi kalau (RA) sudah diamankan, belum ada," jelasnya dengan suara sendu.
Guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Suryanto hanya mengandalkan penghasilan dari ojek online-nya.
Baca juga: Istri Sekuriti Curhat Suami Meninggal Hanya Disantuni Rp 1 Juta, Dewan Minta Disnaker Turun Tangan
Baca juga: Alami Pelecehan Seksual hingga Melahirkan, Suryanto Minta Tolong ke Hotman Paris dan Kepolisian
Baca juga: Sentra Vaksinasi Jakarta Utara Dibuka Mulai Senin, Target Peserta Lansia hingga ASN
Jerih payah tersebut ditujukan untuk menghidupi putrinya itu.
Suryanto mengatakan, tidak ada lagi yang dapat dilakukannya selain memohon bantuan dari orang lain perihal kasus putrinya tersebut.
Pengacara kondang Hotman Paris pun telah ditemui Suryanto guna mengadukan permasalahannya.
Hotman Paris pun membantu Suryanto lalu memviralkan permasalahan tersebut melalui akun Instagram resminya, beberapa waktu lalu.
"Saya sudah pusing harus ke mana lagi. Sudah laporan ke Polres Metro Jakarta Pusat juga, tapi baru satu pelaku yang diamankan," ucap Suryanto.
Satu pelaku yang telah dijadikan tersangka yakni pria berinisial AO.
Polisi enggan membeberkan nama lengkap pemerkosa anak tersebut.
Sementara pelaku pria bernisial RA hingga kini urung ditangkap.
"Putri saya sudah melahirkan bayi perempuan. Saya sudah lapor ke Komnas Perempuan juga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," jelas dia.
"Semuanya bilang serahkan saja ke polisi, tapi saya bingung kenapa pelaku RA masih belum ditahan," lanjut dia.
Dia juga telah melaporkan kasusnya kepada Polda Metro Jaya tapi dilemparkan lagi ke Polres Metro Jakarta Pusat, tepatnya pada Oktober 2020.
Baca juga: Pemprov DKI Berikan Dana Hibah untuk Gereja, Masjid, Pura, dan Vihara Rp2 Juta Per Bulan
Dia menyatakan, putrinya tersebut telah diperkosa delapan kali oleh kedua pelaku bejat tersebut.
"Setidaknya telah delapan kali disetubuhi pelaku. Harusnya pelaku mendapat efek jera agar hal yang sama tidak terulang di kemudian hari," jelas dia."Harapan saya polisi segera menyelesaikan masalah ini, jangan sampai keulang lagi pada anak orang," tutup dia.
Hasil DNA Dijadikan Alat Bukti
Anak 13 tahun menjadi korban pelecehan seksual dua pria berinisial AO dan RA.
Ayah dari anak 13 tahun tersebut lantas melaporkan kasus tersebut kepada Polres Metro Jakarta Pusat, pada Oktober 2020.
Satu pelaku, AO, telah diamankan. Sementara RK masih dicari polisi.
Kini, perempuan 13 tahun itu telah melahirkan bayi perempuan.
Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin, saat dikonfirmasi, Sabtu (6/3/2021).
"Iya, sudah melahirkan," kata Burhan, sapaannya.
Guna memastikan anak yang dilahirkan itu, polisi pun memeriksa DNA pelaku yang melakukan pelecehan tersebut.
"Ya, tes DNA sudah kami lakukan, ini merupakan kelengkapan alat bukti dari tersangka yang sudah kami tetapkan," ucap Burhan.
"AO sudah kami periksa DNA-nya untuk memastikan apakah dia yang melecehkan korban," sambungnya.
Baca juga: IDI Tangsel Jelaskan Proses Amputasi Bagian Tubuh: Diserahkan Ke Keluarga
Burhan menjelaskan, pelaku pelecehan seksual tersebut bekerja sebagai pegawai di perusahaan swasta.
"Tempat tinggal pelaku juga berdekatan dengan korban," tambahnya.
"Pelaku AO juga sudah berkeluarga," lanjut Burhan.
Burhan melanjutkan, polisi masih memburu RA.
"Pelaku RA, kami masih melakukan proses penyidikan dan saat ini baru ada satu keterangan saksi," kata Burhan.
"Saat ini kami masih mencari alat bukti yang lain," lanjutnya.
Burhan pun meminta pelaku RA untuk menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.
"Kami minta pelaku RA agar menyerahkan diri ke kantor kami dengan baik-baik," ucap Burhan.
Baca juga: KNKT Usut Penyebab Tergelincirnya Trigana Air di Bandara Halim Perdanakusuma
Diberitakan sebelumnya, seorang pria meminta tolong kepada Kuasa Hukum termasyhur, Hotman Paris Hutapea, untuk memviralkan kasusnya.
Melalui Instagram resminya, @hotmanparisofficial, pria yang mengadukan kasusnya tersebut tampak menangis.
"Bapak Kapolres Metro Jakarta Pusat, saya didatangi seorang bapak, putrinya 13 tahun diduga disetubuhi dua laki-laki," jelas Hotman Paris melalui Instagramnya, pada Jumat (5/3/2021).
"Satu sudah ditahan, tapi satu lagi belum ditahan. Tolong beri perhatian khusus. Bahkan putrinya bapak ini sudah sampai melahirkan," lanjut dia.