Breaking News:

Razia Knalpot Racing, Polisi Tilang 18 Pengendara Motor di Monas 

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan, penindakan dilakukan secara manual dan e-tilang.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sejumlah pengendara motor yang menggunakan knalpot bising alias non standar terjaring razia di Jalan Layang Universitas Indonesia, Selasa (16/3/2021). Razia Knalpot Racing, Polisi Tilang 18 Pengendara Motor di Monas  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Belasan pengendara sepeda motor berknalpot racing atau brong ditilang polisi di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Adapun penindakan dilakukan petugas kepolisian pada Sabtu (20/3/2021) malam hingga Minggu (21/3/2021) dini hari tadi.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan, penindakan dilakukan secara manual dan e-tilang.

"Jumlah penindakan 18. Adapun penindakan dengan manual e-tilang," ucapnya, Minggu (21/3/2021).

Lilik mengatakan, operasi dilakukan guna menghindari balap liar yang kerap dilakukan pemotor nakal di kawasan Medan Merdeka.

Biasanya, para pembalap itu memacu kendaraannya yang telah diganti knalpotnya dengan kecepatan tinggi.

Tak jarang, suara bising dari knalpot brong tersebut mengganggu pengguna kendaraan lain yang melintas di kawasan tersebut.

Baca juga: Rumah Dua Lantai di Pesanggrahan Jakarta Selatan Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 90 Juta

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Pasangan Kumpul Kebo Pembuat Video Mesum di Hotel Bogor, Tiap Bulan 6 Video

Untuk diketahui, kebisingan knalpot kendaraan bermotor diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa tingkat kebisingan untuk motor kapasitas 80cc hingga 175 cc maksimal 83 desibel (dB).

Kemudian, untuk kapasitas kendaraan di atas 175cc batas maksimalnya 80 dB.

Belasan pengendara motor berknalpot brong itu ditindak sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Pasal 285 ayat (1) aturan itu disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Pelanggar pun terancam dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved