Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Antar Jemput Lansia di Sentra Vaksinasi Jakarta Utara Manfaatkan Bus Sekolah

Proses antar jemput warga lanjut usia di Sentra Vaksinasi Jakarta Utara, Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, memanfaatkan bus sekolah

ISTIMEWA
Awak bus sekolah saat proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Proses antar jemput warga lanjut usia di Sentra Vaksinasi Jakarta Utara, Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, memanfaatkan bus sekolah.

Sebanyak dua unit bus sekolah tersebut sudah digunakan pada hari ini untuk mengantar jemput sekitar 200 lansia dari Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Bus sekolah sudah dioperasikan mengangkut ratusan warga lansia asal Kelurahan Kebon Bawang mendatangi Sentra Vaksinasi," kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ali Murtado, Senin (22/3/2021).

Dua bus sekolah yang dimanfaatkan ini merupakan fasilitas dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Masing-masing bus digunakan untuk mengangkut 100 lansia agar memudahkan mereka ke lokasi vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Harlem Simanjuntak memastikan sejumlah anggota telah ditugaskan mengatur arus lalu lintas terhadap kelancaran laju dua unit bus sekolah tersebut.

Pihaknya juga memfasilitasi pengawalan bus menggunakan satu unit kendaraan roda dua. 

"Petugas lalin sudah ditugaskan di lapangan. Mereka mengatur arus lalu lintas agar jalan yang dilalui Bus Sekolah lancar," kata Harlem.

Baca juga: Anies Baswedan Dilirik Anak Muda Jadi Presiden, Pengamat: Wajar

Baca juga: Pemkot Tangerang Selatan Pastikan Sekolah Tatap Muka Baru Mulai Juli 2021

Baca juga: Rizieq Shihab Tidak Memiliki Hak Walk Out Saat Sidang

Salah seorang calon peserta vaksinasi lansia, Karim Mustofa (64) menuturkan, fasilitas bus sekolah ini sangat membantu.

Karim mengaku tak harus membebankan anak maupun cucunya untuk mengantarnya ke lokasi vaksinasi.

"Alhamdulillah difasilitasi ini ya, antar jemput. Anak-cucu jadi bisa kerja, nggak perlu antar saya untuk vaksinasi," katanya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved