Breaking News:

Mulai 25 Maret 2021, 10 Stasiun KRL Ini Tidak Melayani Penumpang yang Beli Tiket di Loket 

10 stasiun ini di antaranya Jakarta Kota, Bekasi, Kranji, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, Parung Panjang, Tanah Abang, dan Stasiun Angke.

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan ada sepuluh stasiun keberangkatan Kereta Rel Listrik (KRL) yang tidak melayani pembayaran tiket di loket mulai 25 Maret 2021.

10 stasiun ini di antaranya Stasiun Jakarta Kota, Bekasi, Kranji, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, Parung Panjang, Tanah Abang, dan Stasiun Angke.

"Mulai 25 Maret 2021, di sepuluh Stasiun Khusus Uang Elektronik tersebut sudah tidak melayani penjualanan Tiket Harian Berjaminan (THB)," kata Anne, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Kronologi Satpam Tegur Oknum Guru karena Bunuh Kucing, Tapi Mengaku Tak Menyiksa di BSD Tangsel

KAI Commuter akan memberlakukan 10 stasiun tersebut melayani transaksi pembayaran tiket perjalanan KRL melalui Kartu Multi Trip (KMT) atau Kartu Uang Elektronik Bank.

"Pemberlakuan stasiun khusus uang elektronik ini juga bisa meningkatkan pelayanan kepada para pengguna KRL dan mengurangi antrean," ujar Anne.

"Dengan transaksi pembayaran tiket menggunakan uang elektronik ini, para pengguna KRL hanya mengantre jika ada penyekatan untuk naik KRL jika situasi stasiun sudah ramai," lanjutnya.

Penyekatan ini juga dilakukan untuk membatasi jumlah penumpang di dalam KRL agar tidak melebihi 74 orang tiap gerbong.

KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna KRL per harinya pada Januari 2021 di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Jakarta Kota, Bekasi, Kranji, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, Parung Panjang, Tanah Abang, serta Stasiun Angke sejumlah 95.901 orang.

Baca juga: Jadi Meme hingga Bahan Olok-olok, Coretan Dinding Parakan 01 yang Viral Akhirnya Dihapus

Rata-rata volume pengguna KRL per harinya di sepuluh stasiun tersebut pada Februari 2021 naik 8 persen dengan jumlah 103.653 orang.

"Tingginya presentase penggunaan uang elektronik di stasiun-stasiun tersebut yaitu  77,1 persen dari seluruh transaksi pembayaran tiket KRL," ucap Anne.

Bagi pengguna Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) di sepuluh stasiun ini.

Kemudian, penumpang dapat naik KRL kembali (tap in) di stasiun tersebut, asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya.

Baca juga: Pengumuman SNMPTN 2021 Dirilis Hari Ini Senin (22/3), Cek Hasil di pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id

Bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out), tapi tidak bisa melakukan pengembalian uang (refund) THB di stasiun-stasiun tersebut. (*)

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved