Breaking News:

Belasan Truk Tanah di Kota Tangerang Dikandangkan karena Keluar Siang Hari

Kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar mengatakan, truk tanah tersebut berasal dari Serang menuju Dadap dan Tanjung Pasir.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Belasan truk bermuatan besar yang melintas di Kota Tangerang di siang hari melanggar aturan jam operasional, Selasa (23/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang kembali menahan belasan truk tanah karena melanggar jam operasional.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar mengatakan, truk tanah tersebut berasal dari Serang menuju Dadap dan Tanjung Pasir.

Tetapi mereka melintas di Kota Tangerang di luar jam operasional yang telah ditetapkan.

Baca juga: 15 Hari Truk Angkut Barang di Rumah Mewah Viral, Warga Tak Sangka Ternyata Perampok: Mereka Nyantai

"Truk tanah ini kami amankan di Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya kami bawa dan kami kandangi di Terminal Poris Plawad," kata Wahyudi saat dikonfirmasi, (23/3/2021).

"Seharusnya, truk tanah tersebut boleh melintas pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB," tambahnya lagi.

Parahnya lagi, para sopir tersebut tidak hanya melanggar jam operasional.

Mereka juga tidak membawa surat-surat berkendara dan KIR yang sudah mati.

"Mereka membawa muatan tanah harusnya dilengkapi dengan surat-surat. Kami memanggil operatornya untuk bisa bertanggung jawab karena lalai dalam bertugas," ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan, pembatasan jam operasional truk tanah dilakukan untuk menghindari adanya dampak yang tidak baik bagi lingkungan.

Baca juga: Rumah Mewah di Kebon Jeruk Dipereteli, Saksi Mata: 14 Hari Ada Enam Orang Bawa Truk 

Seperti jalan berdebu, sopir truk yang suka ugal-ugalan sampai jadi pemicu utama jalan rusak.

"Masyarkat sudah sering mengeluhkan dan mengadu kepada kami. Untuk truk yang melintas pada saat jam operasional kami tidak bisa menindak, karena memang sesuai aturan," ucap Wahyudi.

Ia meyakinkan, Dishub Kota Tangerang akan terus melakukan monitoring terhadap truk tanah.

Jika ada truk dengan muatan dan melintas di luar jam operasional akan melakukan tindakan tegas dengan mengandangi mobil tersebut.

"Kalau truk dengan tidak membawa muatan silakan saja, tetapi truk yang mempunyai muatan ini yang menjadi masalah," tandas Wahyudi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved