Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Pernah Jadi Juru Parkir & Debt Collector, Arman Depari Terkenal Dengan Sebutan Jenderal Gondrong BNN

Terkenal dengan sebutan Jenderal Gondrong, Deputi Pemberantasan BNN Drs. Arman Depari sempat menjadi juru parkir hingga debt collector.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari saat ditemui di Kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021) - Terkenal dengan sebutan Jenderal Gondrong, Deputi Pemberantasan BNN Drs. Arman Depari sempat menjadi juru parkir hingga debt collector. 

Namun seiring waktu berlalu, kegigihannya membuahkan hasil.

Ia kini bisa berada di posisi saat ini lantaran usaha dan semangatnya.

"Intinya pernah seperti itu. Itu waktu dulu, karena di zaman itu memang perekonimian cukup sulit," lanjutnya.

Baca juga: Jatuh ke Jurang Nasib Komang Ayu Tak Diketahui, Anak Selamat Pegangan Kayu Ditolong Pria Baju Merah

Hampir meregang nyawa

Meski enggan bercerita lebih jauh terkait masa lalunya, namun Arman memastikan dulunya ia tidak mengetahui banyak hal terkait narkotika.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depri saat ditemui di Kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021)
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depri saat ditemui di Kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Namun seiring tanggung jawab yang diembannya ia mulai mempelajari berbagai hal terkait jenis dan penggunaan dari barang haram tersebut.

"Dulu belum mengerti banyak soal narkoba. Lalu akhirnya mulai banyak belajar," katanya di Kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Mengemban tanggung jawab lebih besar, mantan Kapolda Kepulauan Riau tahun 2014-2016 ini rupanya memiliki banyak cerita menarik yang masih terkenang hingga kini.

Kisah tersebut ternyata membawanya selamat dari maut ketika melakukan pengembangan kasus dan mengejar target operasi.

Baca juga: 5 Fakta Pria Lompat dari Apartemen Ambassador: Potongan Kaki Terpental hingga Motif Ekonomi

Satu diantara cerita tersebut ialah kala ia berhasil menggagalkan penyeludupan 21 paket berisi sabu seberat 436,30 kilogram di Kepulauan Seribu.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved