Breaking News:

Gubernur DKI Anies Baswedan Ajak Masyarakat Bawa Sepeda Sambil Naik MRT Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat menggunakan sepeda sambil naik kereta cepat MRT Jakarta.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan uji coba fasilitas sepeda nonlipat di MRT Jakarta. Ia tiba di Stasiun Lebak Bulus Grab sekitar pukul 06.30 WIB ditemani oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Achmad Riza Patria, 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat menggunakan sepeda sambil naik kereta cepat MRT Jakarta.

Anies mengatakan, kereta cepat MRT Jakarta menyiapkan gerbong khusus sepeda yang terdapat di bagian belakang.

"Memang sudah diatur di gerbong terakhir ada tempatnya dan memang dibatasi jumlahnya secara bertahap," kata Anies, saat diwawancarai awak media, di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Pegawai MRT Jakarta Divaksin Covid-19 Tahap Pertama di Stasiun Fatmawati

"Juga ada di tangga sudah disiapkan semacam rel bagi sepeda," lanjutnya. 

Hari ini, mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan tersebut juga bersepeda dengan jajarannya menggunakan MRT Jakarta.

Anies memastikan, sepeda model lipat atau bukan dapat masuk di dalam gerbong khusus MRT Jakarta.

"Mulai hari ini, sepeda lipat maupun non-lipat itu dapat dibawa ke dalam MRT rangka perjalanan," jelas Anies.

Baca juga: Tanggapi Kebijakan Anak Buah Soal Sepeda Non-Lipat Masuk MRT, Wagub DKI: Bisa Mengganggu

"Kami memberikan dukungan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta, pengguna sepeda untuk dapat menggunakan sepeda ke kantor, ke tempat tempat usaha, dan lainnya," sambungnya.

Dia melanjutkan, gerbong khusus sepeda itu memiliki ruang yang cukup.

"Sudah diatur sedemikian, ada traffic rule-nya, tandanya, marka, dan sebagainya, serta tempat sudah diatur," ucapnya.

"Tidak akan mengganggu dan jam masuk bagi pesepeda itu diatur jamnya supaya tidak mengganggu. Jadi, sebelum jam 7 pagi," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved