Penangkapan Teroris di Tangerang

Polisi Sebut Terduga Teroris Kelapa Dua Tangerang Tidak Memiliki Catatan di Kepolisian

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono Adipradono, mengungkapkan, terduga teroris yang ditangkap di wilayahnya tidak memiliki catatan kepolisian

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono Adipradono terkait penangkapan terduga teroris, di Mapolsek Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (24/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA DUA - Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono Adipradono, mengungkapkan, terduga teroris yang ditangkap di wilayahnya tidak memiliki catatan kepolisian. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Densus 88 Anti Teror Polri menangkap terduga teroris berinisial AM di rumahnya di Jalan Qamari II, Perumahan Islamic Village, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Rabu pagi (24/3/2021).

"Sejauh ini tidak ada catatan kepolisian," ujar Muharram di Mapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

Muharram mengatakan, warga tidak mencurigai sosok AM karena ia sudah tinggal cukup lama di Islamic Village.

Namun Muharram tidak mengunkapkan secara spesifik berapa lamanya.

"Kalau informasi dari warga setempat memang terduga pelaku ini sudah lama tinggal di tempat itu. Sehingga memang tidak ada hal-hal yang menonjol lain ya kalau kata warga," kata Muharram.

Untuk identitas AM lebih lengkap, Muharram enggan mengungkapkannya. 

Ia menyerahkan seluruhnya ke Mabes Polri sebagai pihak yang menangani. 

"Identitas juga masih dikantongi dari Mabes Polri. Yang jelas kami memang ada diduga pelaku terorisme di salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Kelapa Dua," ujarnya.

Muharram mengakui, pihaknya hanya membantu pengamanan saat tim Densus 88 menggerebek dan menangkap AM.

"Memang tadi pagi kami diperintahkan untuk melakukan pengamanan di area. Penanganan itu ditangani langsung oleh Mabes Polri sehingga hal hal lain kami tidak bisa menjelaskan. Karena memang tugas kami sebagai satuan wilayah, tugas kami mem-back up," pungkas Muharram.

Penangkapan dikira evakuasi pasien Covid-19 

Sejumlah warga Kompleks Islamic Village, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, tidak mengetahui adanya penangkapan terduga teroris di lingkungannya. 

Hal itu diungkapkan Yuli, bukan nama sebenarnya, warga Islamic Village yang rumahnya hanya berbeda blok dari lokasi penangkapan

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved