Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Suplai Vaksin Berebut dengan Negara Lain, Menkes Budi Gunadi: Kita Saja Belum Semua

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan, seluruh negara di dunia berebut mendapatkan suplai vaksin Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Beji, Depok, Kamis (25/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan, seluruh negara di dunia berebut mendapatkan suplai vaksin Covid-19.

Hal ini ia sampaikan ketika meninjau Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Beji, Kota Depok.

“Suplai vaksin. Suplai vaksinnya kan rebutan seluruh dunia, negara yang sudah dapat kan mungkin 50-55 negara. Kita saja belum semuanya,” katanya pada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Sebagai contoh, Budi Gunadi Sadikin mengatakan negara Thailand sempat mundur, sementara Filipina baru akan memulai proses vaksinasi.

“Kemarin juga Thailand mulai sempat mundur, Filipina baru mau mulai, Australia baru, Jepang baru, Korea Selatan baru. Ini rebutan. Kendalanya disitu,” ungkapnya.

Budi Gunadi Sadikin saat memberikan sambutan usai diumumkan sebagai menteri baru di Kabinet Indonesia Maju, Selasa (22/12/2020).
Budi Gunadi Sadikin saat memberikan sambutan usai diumumkan sebagai menteri baru di Kabinet Indonesia Maju, Selasa (22/12/2020). (Youtube Sekretariat Presiden)

Terkait rencana produksi sendiri, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kemungkinan akan berlangsung pada tahun 2022 mendatang.

“Rencananya kita akan selesaikan mulai produksi di 2022 semester dua, mudah-mudahan. Karena vaksin ini kan ada jangka waktunya, sama seperti meningitis. Jadi kita perkirakan 12-15 bulan, ya di tahun 2022 diperkirakan sudah,” imbuhnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Perbolehkan Salat Tarawih Berjamaah saat Pandemi Covid-19

Baca juga: 5.000 WNA Tinggal di Tangerang Raya, Terbanyak Berasal dari Cina: Mayoritas Bekerja di Pabrik 

Baca juga: HASIL Piala Menpora Persikabo Vs PSIS Semarang: Mahesa Jenar Bawa 3 Poin, Amankan Puncak Klasemen

Terakhir, Budi Gunadi Sadikin berujar bahwa pihaknya menargetkan, program vaksinasi tahap dua menjangkau sebanyak 38 juta jiwa sampai dengan periode Juni 2021.

“Tahap dua kan ada lansia 2,6 juta jiwa, tenaga publik 17,6 juta jiwa. Jadi ada 38 juta yang harus kita selesaikan dari 1 Maret sampai dengan 30 Juni. Selama empat bulan,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved