Breaking News:

Gunakan Alat 3D, Ditlantas PMJ Simulasi Pengemudi Mercy Tabrak Satu Keluarga di Kelapa Gading

Dalam proses olah TKP, alat TAA digunakan untuk membuat simulasi yang menggambarkan bagaimana peristiwa tabrak lari itu sebenarnya terjadi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Alat Traffic Accident Analysis (TAA) yang dipakai dalam olah TKP tabrak lari di Jalan Kelapa Cengkir, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (26/3/2021). 

Pasalnya, alat serupa telah digunakan untuk penanganan kasus-kasus lainnya.

"Alat ini sudah kami gunakan berkali-kali, termasuk dalam perkara kemarin, perkara tabrak lari yang di Bundaran HI, perkara yang di Pasar Minggu, dan akurasinya sangat baik," ucapnya.

Baca juga: Kabar Baik, Hari Ini Bansos DKI Jakarta Triwulan I Cair

Baca juga: Warga Lansia di Kemayoran Dapat Mengikuti Vaksinasi Covid-19 di Gedung SDN 09

Baca juga: Tak Diizinkan Masuk, Simpatisan Rizieq Shihab Bertahan di Sekitar PN Jakarta Timur

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan ini terjadi Minggu (21/3/2021) lalu.

Satu keluarga yang terdiri dari tiga orang ditabrak mobil sedan saat sedang lari pagi di jalan tersebut.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara Kompol Rinaldo mengatakan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu kemarin.

Kala itu, satu keluarga yaitu Tonymin Salim (41), sang istri Elly (42), dan anaknya Jayden (9), sedang berolahraga di sepanjang jalan tersebut.

"Kemudian ada sedan warna hitam dengan nomor polisi dan identitas tidak diketahui melaju dari arah timur ke barat di Jalan Kelapa Cengkir Raya," kata Rinaldo, Senin (22/3/2021).

"Kendaraan tersebut menyerempet tiga orang pejalan kaki yang berjalan di sisi kiri jalan. Kemudian pelaku pergi meninggalkan TKP," sambung Rinaldo.

Akibat dari kecelakaan ini, Tonymin mengalami luka lecet di kepala.

Sementara itu, istrinya Elly luka lecet di bagian punggung, hingga lengannya.

Kondisi terparah dialami anak dari kedua pasangan suami istri tersebut. Jayden mengalami pendarahan berat di kepalanya akibat kecelakaan ini.

Belakangan, pelaku yang merupakan anak muda berinisial MRK (21) telah menyerahkan diri ke kantor polisi. 

Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dengan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved