Breaking News:

Razia Pasangan Mesum di Serpong

Satpol PP Bakal Periksa Pemilik Hotel di Perumahan Anggrek Loka BSD Terkait Perizinan

Kepala Bidang Penegak Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, mengatakan, pihaknya segera memanggil pengelola hotel terkait perizinan

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Hotel di Perumahan Anggrek Loka BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (26/3/2021) 

Razia Pasangan Mesum di Serpong

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Razia prostitusi yang menyasar tiga hotel di Perumahan Anggrek Loka BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (26/3/2021) berbuntut panjang.

Selain mendapati pasangan bukan suami istri yang tengah berada dalam satu kamar dan terjaringnya sejumlah pekerja seks komersial (PSK), izin hotel juga dipertanyakan.

Kepala Bidang Penegak Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, mengatakan, pihaknya segera memanggil pengelola hotel.

"Karena semalam pemilik enggak ada, supaya enggak salah prosedur kalu memang ada izinnya kita suruh buktikan saat dipanggil itu," ujar Sapta melalui sambungan telepon, Sabtu (27/3/2021).

Sapta mengungkapkan, Perumahan Anggrek Loka merupakan kawasan hunian atau residensial, dan tidak boleh berdiri hotel ataupun unit usaha lain.

Berbeda jika kawasan tersebut sudah dialih fungsi menjadi kawasan komersial.

"Karena itu di dalam kompleks yang belum ada alih fungsi, sehingga masih hunian," ujarnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, selain tiga hotel di Anggrek Loka, ada satu hotel lain di Jalan Rawa Buntu Utara yang juga dirazia.

Baca juga: Baru Datang dari Luar Kota, Tangis Gadis 16 Tahun Terjaring Razia Prostitusi: Dijanjikan Jadi ART

Baca juga: Tangis Dua Anak di Bawah Umur Pecah saat Terjaring Razia Prostitusi di Tangerang Selatan

Baca juga: Sudah Sering Diperingati, Sejumlah Anak-Anak Tetap Asyik Berenang di Kalimalang

Razia yang menerjunkan puluhan aparat gabungan Satpol PP dan Polres Tangsel itu mengamankan 32 orang terdiri dari pasangan mesum dan pekerja seks komersial (PSK).

"Pokoknya gini keseluruhan kan 32 orang, 11 cowo selebihnya cewe, yang enggak open itu 5 apa 6. Sisanya open bo," kata Sapta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved