Pelaku Pembakaran Pria di Cengkareng Buron, Keluarga Korban Resah
Paman Mulyono, Achyadi (70) mengatakan pihak keluarga kalut karena hingga kini pelaku pembakaran yang merupakan seorang pria berinisial RN masih buron
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Keluarga besar Mulyono (39), warga Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat korban pembakaran tetangganya sendiri pada Senin (22/3/2021) dirundung duka.
Tidak hanya karena Mulyono yang mengalami luka bakar 40 persen meninggal pada Rabu (31/3/2021) tengah malam saat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.
Paman Mulyono, Achyadi (70) mengatakan pihak keluarga kalut karena hingga kini pelaku pembakaran yang merupakan seorang pria berinisial RN masih buron.
"Sampai sekarang belum ada kabar terbaru dari pihak kepolisian, kita juga masih menunggu. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap," kata Achyadi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).
Buronnya RN membuat motif pembakaran Mulyono belum diketahui pasti, pun dari penyelidikan sementara Polrestro Jakarta Barat motif diduga akibat perselingkuhan keluarga.
Hingga jenazah Mulyono tiba di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi memastikan sebab kematian pihak keluarga masih menunggu kabar penangkapan.
"Almarhum meninggalkan tiga anak dan satu cucu, dua anak perempuannya sudah dewasa, sudah menikah. Kalau yang satu masih kecil, almarhum ini bekerja sebagai sopir di perusahaan barang," ujarnya.
Adik kandung Mulyono, Nurcahyadi (37) juga menuturkan bila RN, pelaku pembakaran kakaknya hingga kini masih buron meski sejak awal identitasnya sudah diketahui.
Baca juga: Tenaga Kesehatan Bisa Liburan Gratis ke Ocean Dream Samudra Ancol, Berikut Ketentuannya
Baca juga: Penyerang Kediaman Ketua PA 212 Berjumlah Empat Orang, Aksinya Terekam CCTV
Baca juga: Jelang Perayaan Paskah, Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan di Sejumlah Gereja
Identitas RN diketahui karena saat pelaku menyiram bensin lalu menyulut api ke tubuh Mulyono pada Senin (22/3/2021) malam, istri korban, Yuli Hartati berada di lokasi.
"Tapi karena waktu itu panik menolong almarhum jadi enggak kepikiran buat mengejar pelaku. Walaupun pas pelaku lari kabur istri almarhum melihat. Sampai sekarang belum ada kabar pelaku di mana dari polisi," tutur Nurcahyadi.
Nurcahyadi menyebut Yuli yang sejak awal mendampingi Mulyono menjalani perawatan di RSUD Cengkareng kini masih berduka dan syok atas petaka yang menimpa.
Saat datang ke RS Polri Kramat Jati mengurus proses autopsi jenazah Mulyono sesuai permintaan penyidik Polsek Cengkareng, Yuli tampak tertunduk lemah karena berduka.
"Kita berharapnya pelaku cepat ditangkap, karena dari polisi sendiri sudah menyatakan kalau perbuatan pelaku ini (tindak) pidana. Siapa pun kalau jadi korban pasti mau pelaku ditangkap," lanjut dia.
Pantauan wartawan TribunJakarta.com, tidak lama jenazah Mulyono tiba di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 12.25 WIB satu unit mobil Polsek Cengkareng datang bersama istri RN.
Kendatangan anggota Polsek Cengkareng tersebut guna mendampingi pihak keluarga Mulyono selama proses autopsi yang hasilnya jadi alat bukti penyidikan kasus pembakaran.