Breaking News:

RS Polri Kramat Jati Autopsi Jenazah Pria Korban Pembakaran Tetangga di Cengkareng

Jenazah Mulyono (39), warga Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat korban pembakaran pada Senin (22/3/2021) dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jenazah korban pembakaran di Cengkareng, Mulyono (39) saat dibawa masuk ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jenazah Mulyono (39), warga Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat korban pembakaran pada Senin (22/3/2021) dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (1/4/2021).

Setelah dinyatakan meninggal pada Rabu (31/3/2021) malam saat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat jenazah Mulyono tiba di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 12.25 WIB.

Paman Mulyono, Achyadi (70) mengatakan jenazah Mulyono dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani proses autopsi memastikan sebab kematian sesuai permintaan penyidik.

"Kita mengikuti prosedur dari polisi saja, kalau memang prosedur begitu ya kita ikuti. Yang penting jenazah bisa segera dimakamkan," kata Achyadi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).

Merujuk keterangan disampaikan pihak RSUD Cengkareng yang menangani perawatan korban sejak awal kejadian ke pihak keluarga, Mulyono mengalami luka bakar 40 persen.

Baca juga: Reaksi Santai Sule Soal Warisan Lina yang Dipermasalahkan Teddy, Andre Taulany Salut: Itu Gue Suka!

Luka bakar paling parah di bagian punggung, lokasi pelaku menyiram bensin lalu menyulut api sehingga mengakibatkan pria yang bekerja sebagai sopir itu terluka lalu meninggal.

"Hampir dua minggu dirawat di RSUD Cengkareng. Sebenarnya kondisi almarhum sempat membaik, tapi sekitar tiga hari sebelum meninggal kondisi memburuk. Sempat muntah darah," ujarnya.

Achyadi menuturkan pihak keluarga yang datang ke RS Polri Kramat Jati mengurus proses autopsi dan pengambilan jenazah di antaranya istri Mulyono, Yuli Hartati, dan adik ipar.

Setelah proses autopsi rampung dan penyidik Polsek Cengkareng memperbolehkan jenazah diambil rencananya Mulyono dimakamkan di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Baca juga: Tersangka Teroris ZA Beraksi Sendiri, Serang & Lakukan Penembakan di Mabes Polri: Inisiatif Sendiri

Baca juga: Serangan Teroris di Mabes Polri, Presiden Jokowi Lantang: Tak Ada Tempat Bagi Terorisme di Tanah Air

"Mudah-mudahan prosesnya cepat selesai, jadi bisa segera dimakamkan. Kalau prosesnya berapa lama saya juga enggak tahu, kita hanya mengikuti prosedur diminta dari polisi saja," tuturnya.

Proses autopsi berupa Visum et Repertum itu nantinya bakal diserahkan ke penyidik Unit Reskrim Polsek Cengkareng sebagai alat bukti dalam penyelidikan kasus pembakaran.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved