Breaking News:

Pengamanan Paskah

Libur Panjang Hari Raya Paskah, Peningkatan Penumpang di Terminal Induk Bekasi Capi 5 Kali Lipat

Libur panjang hari raya Paskah dimanfaatkan sejumlah warga untuk mudik ke kampung halaman

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Suasana penumpang bus di Terminal Induk Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (2/4/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Libur panjang hari raya Paskah dimanfaatkan sejumlah warga untuk mudik ke kampung halaman, peningkatan penumpang di Terminal Induk Bekasi di momen tersebut mencapai lima kali lipat.

Hal ini dirasakan Pengurus Perusahaan Otobus (PO) Prima Jasa Terminal Induk Bekasi, Mulyadi saat dijumpai, Jumat (2/4/2021).

Mulyadi mengatakan, peningkatan penumpang sudah terlihat sejak Kamis, (1/4/2021) kemarin.

"Dari kemarin sama hari ini kenaikan jumlah penumpang luar biasa, sampai 5 kali lipat dibandingkan hari biasa," kata Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, tujuan arus mudik penumpang Terminal Induk Bekasi paling banyak ke daerah Jawa Barat.

"Catatan kami dari semua jalur sudah hampir 1.300 orang yang sudah diberangkatkan hari ini ke Jawa Barat, terutama ke daerah Kuningan, Bandung, Cikijing, Sindanglaut, Garut dan Tasik," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk armada yang sudah diberangkatkan dari Terminal Induk Bekasi sejak kemarin hingga hari ini sebanyak 300 bus.

Adapun untuk kondisi normal, jumlah rata-rata penumpang tiap armada di kisaran 10 orang dengan total bus sebanyak 100 unit yang diberangkatkan.

"Kalau normal paling 10 orang penumpang tiap bus, kalau sekarang full 33 orang satu bus, tapi tetap kita pakai protokol kesehatan (prokes) kalau kapasitas bus kan bisa capi 60 penumpang normalnya," tegas dia.

Baca juga: Kepadatan Arus Lalu Lintas Jadi Faktor Penumpukan Penumpang di Terminal Bekasi

Baca juga: Selama 2021, 22 WNA Dideportasi Melalui Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Marak Aksi Terorisme, Penjaga Gereja di HKBP Kernolong Siap Pasang Badan Demi Keselamatan Jemaat

Sementara itu, seorang penumpang bernama Ahmad Fathoni mengaku, sengaja memilih mudik di momem hari raya Paskah.

"Karena kebetulan libur panjang, lumayan mau pulang ke Tasik, kumpul keluarga, nanti hari Minggu balik lagi," ucapnya.

Menurut dia, momentum mudik di hari raya Paskah atau libur panjang akhir pekan sering dia lakukan. Meski di masa pamdemi harga tiket lebih mahal dibanding biasanya.

"Lebih mahal si kalau tiket, biasanya Rp65 ribu sekarang bisa Rp85 ribu sampai Rp100-an," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved