Breaking News:

PLN UP3 Bekasi Siagakan 180 Personel Jelang Ramadan dan Libur Panjang Paskah

PLN berkomitmen untuk memastikan kehandalan pasokan listrik di momen-momen hari besar agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat.

Istimewa
Ratusan personel PLN UP3 Bekasi disiagakan jelang Ramadan dan memasuki libur panjang hari Paskah, Jumat (2/4/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi menyiagakan sebanyak 180 personel jelang memasuki Ramadan dan libur panjang hari Paskah, Jumat (2/4/2021).

Manager PLN UP3 Bekasi Ririn Rachmawardini mengatakan, ratusan personel ini nantinya akan bertugas memastikan kehandalan listrik bagi pelanggan di masa libur panjang hingga memasuki ramadan.

"Ada 180 personel dari 6 ULP (Unit Layanan Pelanggan) yang kami siagakan dalam gelar pasukan dan peralatan," kata Ririn saat dikonfirmasi.

Ririn menyampaikan, PLN berkomitmen untuk memastikan kehandalan pasokan listrik di momen-momen hari besar agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat.

"Untuk menjaga keandalan listrik, kami telah melakukan kegiatan preventif seperti pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu suplai listrik, pemeliharaan mesin-mesin pembangkit dan pemeliharaan konstruksi serta peralatan di jaringan," jelasnya.

Baca juga: Libur Panjang Hari Raya Paskah, Peningkatan Penumpang di Terminal Induk Bekasi Capi 5 Kali Lipat

Baca juga: Kepadatan Arus Lalu Lintas Jadi Faktor Penumpukan Penumpang di Terminal Bekasi

Baca juga: Marak Aksi Terorisme, Penjaga Gereja di HKBP Kernolong Siap Pasang Badan Demi Keselamatan Jemaat

Dalam satu bulan kedepan, PLN UP3 Bekasi akan melakukan monitoring kehandalan listrik sebagai upaya pencegahan adanya kendala teknis kelistrikan hingga menyambut Idul Futri 1442 H.

"PLN siaga 24 jam. Petugas monitoring ada yang menggunakan sepada motor, petugas ULP berkeliling ke semua wilayah," ucapnya.

Dia juga mengimbau, masyarakat dapat membantu memeliraha utilitas kelistrikan di wilayah masing-masing seperti melaporkan ketika ada pohon yang menjangkau kabel listrik di dekat permukiman.

"Karena itu jika melihat ada jaringan yang terhalang oleh pohon bisa melapor, jangan memangkas sendiri biar petugas PLN yang mengerjakan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved