Breaking News:

Umat Kristiani Disediakan Tempat Parkir di Masjid Istiqlal, Romo Hani Rudi: Hidup Berdampingan

Umat Kristiani Gereja Katedral akan memperingati Hari Paskah. Masjid Istiqlal yang berada di dekat Gereja Katedral pun menyediakan lahan parkir

Warta Kota/Joko Suprianto
Pastur Gereja Katedral, Romo A. Hani Rudi Hartoko,SJ mengatakan perbedaan yang ada jangan menjadi perpecahan di masyarakat. Pesan itu menjadikan sebuah harapan dari sebuah peristiwa-peristiwa agar diberikan kasih allah kepada para umat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Umat Kristiani Gereja Katedral DKI Jakarta akan memperingati Hari Paskah pada Minggu (4/4/2021).

Karena tempat parkiran terbatas, pihak Masjid Istiqlal yang berada di dekat Gereja Katedral pun menyediakan lahan parkir.

Kendaraan roda dua hingga empat juga dapat memarkirkan alat transportasinya di lantai basement Masjid Istiqlal

Karena itu, Pastor Kepala Paroki Katedral Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko berterimakasih kepada pijak Masjid Istiqlal.

"Terimakasih karena umat Gereja katedral dapat menggunakan parkir basement Masjid Istiqlal," kata dia, Sabtu (3/4/2021).

Terdapat tanda melingkar bewarna merah di halaman parkir kendaraan B1, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/1/2021).
Terdapat tanda melingkar bewarna merah di halaman parkir kendaraan B1, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/1/2021). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan simbol toleransi antarumat beragama.

"Salah satu tanda nyata bahwa Indonesia itu Bhinneka Tunggal Ika dan hidup berdampingan. Itulah cita-cita bung Karno," ucap dia. 

Saat ini, pemerintah sedang membagung Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral. 

Baca juga: Bukan Anang, Terungkap Alasan Penunjukan Gus Miftah Jadi Wali Nikah Aurel: Saya Hanya Diminta

Baca juga: Intip Kemegahan Hotel Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Tarif Kamar Ratusan Juta

Romo Hani Rudi berharap terowongan tersebut dapat lebih menyatukan antarumat beragama.

"Jika terowongan itu jadi, menjadi tanda nyata dan ikon bertoleransi dan hidup berdampingan," tutup dia. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved