Breaking News:

Qodari Sebut Pernikahan Atta-Aurel Simulasi Paslon Jokowi-Prabowo Maju di Pilpres 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri acara pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana hadir pada acara akad nikah Titania Aurelie Nur Hermansyah (Aurel) dengan Muhammad Attamimi Halilintar (Atta)/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri acara pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Jokowi menjadi saksi dari pihak Aurel sedangkan Prabowo menjadi saksi pihak Atta.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari melihat bahwa kehadiran Jokowi dan Prabowo dalam acara pernikahan Atta dan Aurel sebagai simulasi lanjutan dari ide gagasan Jokowi-Prabowo 2024 yang dideklarasikannya.

Qodari menyebut simulasi pertama adalah saat dirinya menampilkan dua tokoh itu dalam kaos kampanye di acara Mata Najwa.

Hal itu dimaksudkan untuk memberikan visualisasi sekaligus sosialisasi kepada publik Indonesia tentang Jokowi berpasangan dengan Prabowo di tahun 2024.

"Dengan kehadiran keduanya dalam acara yang disiarkan langsung oleh RCTI tersebut membuat imajinasi masyarakat lebih nyata lagi, bagaimana Pak Jokowi dan Pak Prabowo sama- sama hadir dalam suatu acara besar," ungkap Qodari saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (3/4/2021).

Acara pernikahan tersebut dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo untuk memberikan sambutan pernikahan.

Qodari mengibaratkan seperti simulasi sidang MPR, dimana Jokowi dan Prabowo hadir sebagai Presiden dan wakil Presiden terpilih 2024- 2029.

Menurutnya, imajinasi mengenai Jokowi-Prabowo ini semakin nyata dalam acara pernikahan Atta dan Aurel karena di situ ada sosok Bamsoet yang notabene-nya adalah ketua MPR RI dimana acara pelantikan Presiden dan wakil presiden dilaksanakan di MPR.

"Dan ada adegan, Pak Jokowi dan Pak Prabowo masing-masing memberikan tandatangan sebagai saksi pernikahan, itu kan mirip adegan menandatangani berita acara pelantikan sebagai Presiden dan wakil Presiden di tahun 2024," kata Qodari berimajinasi.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved