Melihat Isi Taman Anggrek Ragunan, Surga Tanaman Anggrek di Jakarta
Penggemar tanaman hias, bisa datang ke Taman Anggrek Ragunan yang ada di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
Taman Anggrek Ragunan ini buka setiap hari, dan biasanya tutup sekitar pukul 16.00 WIB sampai 17.30 WIB.
Anies Baswedan dan Istri Kunjungi Taman Anggrek Ragunan
Sebelumnya, pengalaman berburu tanaman Anggrek di sini juga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam akun instagramnya, Anies bercerita sempat datang ke sini bersama dengan istrinya, Fery Farhati.
Ditengah hujan kecil yang mengguyur Jakarta, Anies meminjam topi caping milik salah satu pedagang yang ada di Taman Anggrek Ragunan.
"Cuaca hujan kecil pagi ini menambah nuansa kesegaran pada deretan tanaman hias di sini. Supaya tidak basah di kepala, maka pinjam caping milik salah satu pedagang di kavling 12, akrab dipanggil Pak Haji agar tetap leluasa memilih-milih tanaman," tulis Anies, Sabtu (3/4/2021).
Anies berjumpa dengan beberapa pedagang anggrek.
Di kavling 12, Anies bercerita sempat mengobrol bersama pedagang yang meminjamkan caping untuknya. Namanya, biasa disapa Pak Haji.
Baca juga: Anak Buah Gubernur Anies Sebut Tak Ada Masalah Buka Bersama Selama Bulan Puasa
Ketika ditanya sejak kapan menjadi petani anggrek, Pak Haji menjawab sejak masa krisis yakni di tahun 1998.
"Kebetulan di kavlingnya, kami membeli satu anggrek. Ia sampaikan, 'tanaman ini tahan banting, Pak. Cuaca berubah-ubah seperti apapun, anggrek ini lebih mampu bertahan," cerita Anies.
Selain bertemu dengan Pak Haji, Anies juga mendatangi kavling 17 milik Helena.
Kavling milik Helena, memang sedikit berbeda dari yang lain.
Ada hiasan payung warna-warni di kavlingnya. Tampak menambah sedikit nuansa keindahan, selain suasana asri dari ragam tanamannya.
Baca juga: Wacana Penerapan SIKM kembali Bergulir, Anies Tunggu Arahan Presiden Jokowi
Kalau Anda berkunjung ke sini, menurut Anies tak cukup hanya mampir ke satu kavling saja ya.
Apalagi, kalau ingin lebih banyak melihat ragam tanaman hias.
Selain itu, di tengah-tengah komplek, adapula penjual ikan hias dan peralatan untuk perawatannya.
"Alhamdulillah, selama pandemi penjualan para petani anggrek di sini tetap baik. Sebagian bahkan telah berekspansi, berjualan lewat daring. Tak kalah dengan anggrek liar di hutan, para petani anggrek dan tanama hias lain mampu menunjukan keuletannya," tulis Anies Baswedan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/taman-anggrek-ragunan-2.jpg)