Bocah Perempuan Korban Pencabulan Tewas

Rintihan Kesakitan Cucu Tiri Tak Bikin Kakek Bejat Berhenti Mencabuli: Ada Hawa Setan

Rintihan kesakitan bocah perempuan KO (7) saat dicabuli kakek tirinya TS (54) tak membuat pelaku berhenti melakukan aksinya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
TS (54), kakek yang cabuli cucu tirinya, KO (7), hingga tewas di Pademangan, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Rintihan kesakitan bocah perempuan KO (7) saat dicabuli kakek tirinya TS (54) tak membuat pelaku berhenti melakukan aksinya.

Pria bejat itu tetap saja mencabuli cucu tirinya hingga korban menderita luka parah pada alat vitalnya dan kemudian meninggal dunia.

Aksi pencabulan yang telah delapan kali terjadi dilakukan TS di kamar mandi rumahnya di bilangan Pademangan, Jakarta Utara.

Di rumah kontrakan itu, TS tinggal bersama KO dan sang istri alias nenek korban, KUR (45).

Selama dua bulan sejak Februari hingga Maret 2021 lalu, TS seringkali memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat nenek korban pergi bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Mulanya, TS memang dipercaya memomong KO. Setiap pagi usai KUR berangkat bekerja, TS mengemban tugas memandikan cucu tirinya itu.

Aktivitas memandikan KO lama kelamaan membuat TS bernafsu.

Memanfaatkan kondisi rumah sepi dan kepolosan korban, TS mulai melancarkan aksinya berkali-kali.

"Sudah delapan kali melakukan, Pak. Saya pakai tangan," ucap TS mengakui tindakan cabulnya saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (5/4/2021).

Selama dicabuli sang kakek tiri, KO terus-terusan merintih kesakitan.

Namun, rintihan kesakitan bocah tanpa dosa tersebut tak membuat TS berhenti melakukan aksinya.

Pria tua bejat itu malah makin kesetanan mencabuli tubuh mungil KO dalam kamar mandi rumah yang menjadi saksi bisu kisah tragis ini.

Dari pengakuannya, TS mengaku ada hawa setan yang menyelimuti dirinya sampai-sampai ia tega merusak hidup cucu tirinya sendiri.

"Ada hawa setan, Pak," tutur TS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved